Melanesia News.Org Papua Press Agency - Watch Papua Papua Press Agency - Watch Papua Presidium Dewan Papua (PDP) - Papua Presidium Council  
Home Goal and Targets of the Independence Movement Allies and Supporters Papuan Peoples' Congresses Progress being made so far PDP and Papuan Organisations Identity of PDP within Papuan Organisations Home
Manage Domain NamesManage ContactsManage Name Servers
Theys Eluay's Controversy
Anda sedang baca berbagai informasion tentang
PDP - Presidium Dewan Papua

Goal and Targets
Papuan Organisations
Progress Made
Papuan Peoples' Congress Reports
Press Releases
OPMRC on PDP's Role
Demmak's Flyer
PDP Structure and Personnel
PDP Offices
Email Us
Demmak - Koteka Tribal Assembly

Liberation Army of Free Papua Movement (TPN/OPM)

Alliance of Papuan Students

The Group 14

OPMRC - OPM Revolutionary Council

Papua Press Agency

Melanesia News Updates

"Darah dan Nyawa saya akan mengantar Bangsa Papua ke Pintu Kemerdekaan," Alm. Ondofolo Dortheys Hiyo Eluay
 

PRESIDIUM DAN OPM ADALAH MITRA 

Theys : Yang pokok adalah rubah cara perjuangan dari cara Kekerasan ke cara Damai,

IREEUW LUCKY

UMBAY-Ketua Presidium Dewan Papua (PDP) Theys Hiyo Eluay mengemukakan bahwa antara Presidium dan OPM adalah satu mintra dalam pejuangan Papua Merdeka dan diantaara keduannya tidak ada saling berselisihan. Hal ini dikatakannya sehubungan dengan pemberitaan yang menyatakan bahwa perjuangan oleh OPM tidak berhasil, namun Theys meluruskan bahwa sebenarnya bukan tidak berhasil tetapi belum berhasil.

Dikatakan, hal ini bukan berarti dirinya tidak menyetujui dan tidak mengakui perjuangan dari OPM, tetapi cara-cara yang dipakai untuk mencapai kedaulatan bangsa Papua itulah yang perlu dirubah, dimana untuk saat ini cara-cara kekerasan sudah kurang perlu lagi dan sudah harus dikurangi.

"Cara-cara kekerasan yang dipakai oleh OPM dahulu bukan tidak berhasil, tetapi belum bisa mencapai hasil dengan baik, sehingga untuk saat ini cara-cara tersebut hendaknnya di kurangi dan kedepan kita pakai cara damai, dengan dialog berdasarkan prinsip sopan santun adat dan berlandaskan kasih," ujar Theys kepada wartawan kemarin di Hotel Matoa.

Tentang perjuangan OPM, Theys mengaku sangat menghargai dan menghormati apa yang dilakukan pejuang-pejuang Papua Merdeka itu. Bagi Theys mereka patut di hormati, sebab sejak mula berjuang mereka mengalami banyak kesusahan, tidur dihutan, makan seadannya, sehingga jasa PDP ini tidak bisa diabaikan oleh PDP dan seluruh rakyat Papua lainnya.

Menurutnya, PDP adalah wadah yang baru dibentuk, tetapi jauh sebelum ada PDP sudah ada OPM yang berperan sebagai motor penggerak perjuangan. "PDP lahir karena OPM, sebab jauh sebelum PDP ada, OPM lebih dahulu sudah ada, dan karena diatas pengabdian dan perjuangan OPM lah maka ada Mubes dan Kongres Papua yang melahirkan PDP dan saya sangat menghargai perjuangan saudara-saudara saya itu," tegasnya penuh semangat.

Bagi Theys, sebelum era reformasi seluruh orang Papua apakah ia seorang gubernur, menteri, anggota DPRD, PNS semuanya termasuk dirinya adalah OPM, namun saat ini setelah setelah reformasi, semua orang Rakyat Papua adalah OPM dalam arti Orang Papua Merdeka. "OPM bukan separatis, mereka juga adalah bagian dari elemen perjuangan yang telah bangun landasan perjuangan, yang juga menuntut hak dan kedaulatan bangsa Papua sama dengan kita yang ada sekarang ini,"tuturnya.

Dengan garis perjuangan dengan cara damai ini, Theys mengajak OPM dan elemen lainnya untuk menguragi cara-cara kekerasan, sebab jika ditempuh dengan cara kekerasan, maka akan banyak lagi jatuh korban di pihak rakyat." Untuk apa dengan kekerasan, tetapi marilah kita berdialog, mari kita bicara baik-baik, Tuhan pasti buka jalan, dan pasti ada waktu Tuhan untuk memberikan kemerdekaan dan kedaulatan penuh bagi rakyat dan bangsa Papua." ungkapnnya yakin. 

Theis yang kemarin nampak bersemangat, sengaja mengahdirkan wartawan guna menyatakan komitmennya tersebut, tampil sederhana. Tokoh kharismatik itu menggenakan kemeja biru tua dan celana hitam. Lebihjauh ia bertutur, bahwa dirinya selalu mendukung OPM dalam pengertian semangat juang OPM, tetapi bukan gerakannya."Kita bisa seperti sekarang karena OPM, sehingga saya merasa berhutang budi dengan perjuangan OPM dan kami PDP sama sekali tidak bisa mengabaikan hal itu," akunya.

Dirinya lalu menyebutkan sejumlah nama-nama tokoh OPM seperti Filep Karma, Saul Bomay, Isak Yapsenang, Murib, Yoweni, Mandacan, Matias Wenda, Kelly Kwalik, Wellem Onde, tokoh OPM diluar negeri seperti Seth Rumkorem, Yakop Pray, Moses Werror, Jakop Rumbiak, Fred Atamboe dan tokoh OPM lainnya adalah pejuang-pejuang kemerdekaan bangsa Papua yang patut dihargai keberadaan dan apa yang mereka lakukan bagi Papua.

Tentang cara kekerasan yan dinilainnya belum berhasil, bagi Theys sudah harus dikurangi, sebab bagi Theys mungkin Tuhan tidak menghendaki adannya kekerasan diatas tanah yang sudah diberkati Tuhan sejak injil masuk di Tanah Papua 5 Februari 1855. " Tidak perlu ada pengusiran, penyanderaan, pengrusakan, pebunuhan dan lain sebagainya, sebab bangsa Indonesia bukan musuh bangsa Papua, mereka adalah saudara-sadara kita juga, dan tidak perlu ada kekerasan bagi mereka," paparnya.


FORUM PASIFIK TIDAK DUKUNG PERJUANGAN PAPUA, PDP TIDAK KECEWA

Pada kesempatan kemarin Theys juga menyinggung tentang adanya informasi bahwa Pasifik Island Forum tidak mendukung perjuangan Papua Merdeka seperti yang disampaikan oleh Susilo Bambang Yudoyono. Bagi Theys, hal itu bukanlah sesuatu yang harus disesalkan. " Kami sama sekali tidak kecewa, mungkin Tuhan belum mengehendaki adanya dukungan dari mereka, dan pasti Tuhan akan buka jalan lain. Lagi pula kemerdekaan bangsa Papua bukan ditentukan oleh Forum tersebut, tetapi Yesus lah yang akan menyatakannya dengan caranya sendiri,"ungkap Theys. (irw_luc)

 

 
Our Sponsors: AMP-Demmak, WatchPapua, and Papua Press Agency
Back to top | About Us | Allies & Partners | Contact Us | Site Map
Papua Press Agency Services and © Copyright 2003 Diary of Online Papua Mouthpiece, Inc. All rights reserved.