Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Kekejaman Negara
Operasi Militer
Ancaman/ Terror
Militerisme
Kerjasama Militer
Terorisme Dunia
Mati Misterius
Kejahatan Milisi
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Ancaman/ Terror

SUDAH 97 PENGUNGSI DI PUNCAK JAYA MENINGGAL DUNIA
By SPMNews Puncak Jaya Report
Sep 2, 2005, 12:13

 
Puncak Jaya SPMNews_
Pada hari rabu 30 Agustus 2005 di Distrik Tingginambur untuk kesekian kalinya nyawa para pengungsi dari masyarakat sipil yang berada di pengungsian puncak Jaya meninggal dunia lagi.

Terakhir anggota pengungsi yang meninggal dunia yang ke 97 bernama Pirite Wenda (22 th), Almarhum menghembuskan nafasnya terakhirnya karena kakurangan pengobatan dan makanan di area pengungsian.

Juru bicara TPN/OPM kodap III Wuramburu melaporkan hal ini kepada SPMNews, Menurut Wiramburu kondisi para pengungsi saat ini sangat memprihatinkan karena pengobatan dan kebutuhan pokok lainya dalam hal ini pangan tidak diperhartikan oleh pemda Puncak jaya dan beberapa lembaga kemanusiaan yang sudah lama bekerja disana.

Terhintung dari bulan Agustus 2004 hingga agutus 2005 ini sama sekali tidak ada bantuan kemanusiaan dari pemda setempat dan lembaga kemanusiaan yang disebutkan diatas.

Wuramburu menceriterakan kejadian yang dialami oleh para pengungsi bahwa, setiap kali para pengungsi berkeinginan untuk berobat namun mereka (pengungsi red) ditolak oleh Pegawai Puskesman di sana sambil bekerjasama dengan TNI/POLRI mengatakan kalian silahkan minta obat sama Goliat Tabuni, disini tidak ada obat buat kalian.

Meningat kondisi terakhir para pengungsi sampe berita ini ditulis sangat memprihatinkan maka kami memohon kepada para pekerja atas nama lembaga kemanusiaan untuk memperhatikan hal ini dengan sungguh-sungguh, demikian diceritakan Wuramburu pada SPMNews di Meja kerja.***(Wr/hk/Sl)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece