|
||||||
Update
Terakhir: Sep 5th, 2005 - 05:09:46
|
|
Acheh
Harapan itu disampaikan Sofyan Djalil menjawab pertanyaan wartawan di Banda Aceh, Jumat (2/9). Dikatakan, keberadaan GAM sekarang adalah sebagai mitra pemerintah guna menyelesaikan semua prosedur kesepakatan yang ditandatangani di Helsinki. Jika semua itu berjalan baik dan perdamaian terwujud maka GAM tidak perlu lagi. Kalau mereka kemudian berpartisipasi dalam politik, seperti warga negara lainnya, tidak ada masalah. ''Mereka bisa ikut jadi calon anggota DPR, calon bupati, gubernur dan lainnya sebagaimana warga negara biasa,'' katanya. Masa Perdamaian Ditanya, apakah GAM tidak ada lagi, dia menyebutkan, dalam arti seperti sekarang ini tentu tidak ada lagi GAM. Tapi, kalau dengan nama lain seperti Gerakan Aceh Makmur atau Gerakan Aceh Membangun, itu tidak ada masalah dan diperbolehkan. Menyangkut kembalinya anggota GAM ke tengah masyarakat, menteri mengajak semua pihak untuk menerima mereka dengan baik. "Saya pikir yang pertama mari kita buka bahwa kita sekarang memasuki masa perdamaian. Mari kita terima Saudara-saudara kita yang kembali ke kampung. Tidak ada lagi masalah-masalah masa lalu, mari kita lihat ke depan secara bersama-sama. Yang kedua, tentu karena senjata belum dikumpulkan mudah-mudahan tidak terjadi insiden apapun," katanya. Tentang rencana para petinggi GAM dari luar negeri pulang ke Aceh, dia mengaku belum mengetahuinya. "Saya belum tahu. Pokoknya intinya semua hak mereka telah dikembalikan. Tapi, bahwa mereka melaksanakannya atau tidak, itu masih sangat bergantung pada pertimbangan teknis mereka," jelasnya. Di tempat terpisah, Kapolda NAD Irjen Bahrumsyah Kasman mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kambtibmas) di Aceh pasca-pemulangan mantan anggota GAM ke tengah masyarakat sangat kondusif. Dikatakan, dua pekan terakhir ini pihaknya belum mendengar terjadinya gejolak di tengah masyarakat. Dia berharap kondisi yang kondusif seperti sekarang ini akan dapat terus mengantar kita pada 15 September 2005 nanti, bertepatan dengan dimulainya proses pengumpulan dan pemusnahan senjata milik anggota GAM oleh pihak Aceh Monitoring Mission (AMM). "Jadi saya melihat itikad baik kedua belah pihak sampai hari ini, cukup memuaskan. Mudah-mudahan kondisi yang kondusif seperti ini bisa berlanjut sesuai dengan harapan kita bersama," katanya. Menyangkut jaminan keamanan terhadap mantan anggota GAM yang kini kembali ke masyarakat, Kapolda mengatakan, pihaknya akan memberikan jaminan. "Ini juga akan kita lakukan di lapangan dalam rangka menyahuti butir-butir MoU." ujarnya. (147) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|