|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Pembangunan
Aksi demostrasi ini dimulai jam 10:00 WPB (Waktu Papua Baliem), Massa memulai aksi dari Bunderan BRI menuju kantor DPRD Jayawijaya. Para demostran mengusung dua spanduk dan beberapa poster pada intinya mendesak penahana atas Bupati Hubi. Mereka mendesak Presiden RI Sosilo Bambang Yudhoyono untuk segera mengeluarkan surat penahanan atas bupati Hubi. Menurut Koordinator Aksi Deddy Opny Pagawak mereka melakukan aksi ini untuk mendorong proses hukum atas David Hubi karena hingga saat ini masih tersedat di Presiden dengan tidak mengeluarkan surat perintah penahanan. Dalam orasinya para demostran mendesak DPRD Jayawijaya segera adakan sidang istimewa untuk menonaktifkan Bupati Hubi karena saat ini statusnya sudah jelas sebagai tersangka demikian disampaikan Fresco Wakerkwa dalam orasinya di depan gedung DPRD. Salah satu Perwakilan dari PNS Bersatu dalam orasinya lebih menyoroti tentang matinya roda pemerintahan dibeberapa instansi di pemkab Jayawijaya dan sehingga mengakibatkan mereka tidak bisa bekerja dengan sebagaimana biasanya. Perwakilan Kaum Miskin kota menyoroti matinya perekonomian di Jayawijaya pada umumnya atas ulah para penguasa korup yang mengakibatkan mereka susah untuk cari makan. Sekitar pukul 11:30 WPB Wakil Ketua II Saul Elopere STh dan dua anggota DPRD Jayawijaya masing-masing Zakarias Nap dan Simon Gombo menemui para demonstran, Para demonstranpun mendesak wakil rakyat tersebut untuk menghadang keberangkatan Gubernur Papua Drs. JP Salossa Msi yang baru pulang kunjungan di distrik Tiom. Mendegar akan dihadang oleh para demonstran guna berdialog dengan massa aksi, Gubernur menggunakan Helimission dari Tiom yang mendarat langsung di lapangan terbang Wamena dekat parkirnya pesawat Trigana Air yang sudah siap berangkat ke Jayapura, sehingga para demostran yang sedang menunggu di di anjungan kedatangan Tamu tidak mengetahui keberangkatannya. Melihat sikap Gubernur ini para demostran sangat kecewa terhadap dirinya. Massa pun diarahkan oleh koordinator aksi untuk kembali ke halaman kantor DPRD Jayawijaya, setiba di kantor DPRD mereka (para demonstran) dan tiga wakil rakyat berdialog. Para demonstran mendesak segera diadakan sidang untuk menindaklanjuti aksi ini sehingga ketiga wakil rakyat tersebut sepakat dan berjanji akan menggundang semua ketua dan anggota DPRD untuk menggelar sidang pada hari Senin yang akan datang guna membicarakan tuntutan ini. Mendengar akan diadakan sidang, massa aksi sepakat membuat tenda dan tidur pelataran kantor wakil rakyat tersebut. Hingga berita ini dilaporkan massa aksi masih menduduki kantor DPRD Jayawijaya.***(ktk) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|