Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Gerilya
Dukungan Dunia
Usaha Diplomasi
Dialog Politik
Demo/ Protes
Petisi/ Surat
Gugat Pepera 69
Penegakan Hukum
Kisah Perjuangan
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Dukungan Dunia

Pernyataan-2 Parlemen kepada Menteri Bot tentang Genosida di Bapua Barat
By http://www.fkmcpr.nl
Sep 19, 2005, 15:22

 
Berhubungan dengan laporan GENOSIDA DI PAPUA BARAT partai-2 politik Belanda, yaitu SGP, PvdA, CDA dan SP meminta penjelasan tentang suasana di Papua Barat dari Menteri Luarnegeri. Mereka bertanya apa kebajikan menteri Bot mengenai soal peran tentara Indonesia, dan taruhnya soal itu di agenda politik. Juga ada pertanyaan tentang suasana sekarang mengenai kunjungan Troika Uni Europa ke Papua, yang dahulu Menteri Bot sudah mengumumkan.

2040521440

Pertanyaan-2 dari anggota Parlemen Belanda Van der Staaij(SGP), Koenders(PvdA), Haverkamp(CDA) dan Van Velzen(SP) kepada Menteri Luarnegeri tentang suasana di Papua Barat (Masuk tgl. 15-9-2005).

1. Apakah tuan tahu tentang Laporan GENOSIDA DI WEST PAPUA , peran aparat pemerintahan Indonesia, dan perkiraan kebutuhan-2 dari bangsa Papua?

2. Bagamaina tuan berpendapat mengenai pernyataan-2 di dalam laporan tersebut tentang perannya tentara Indonesia dalam soal penebangan pohon ilegal dan kegiatan-2 ekonomis yang lain, dan dalam menjadikan kehidupan di Papua tidak stabil dengan orkestrasi ancaman-2 dan menuduh gerakan-2 Papua Merdeka, dan dalam soal perdagangan senjata ilegal, pelatihan milisi-2 anti-Papua, prostitusi dan penyebaran HIV/AIDS? Apakah tuan ada informasi yang memperkuat pengamatan?2 ini, atau justeru taruhnya di sudut pandangan yang lain?

3. Apakah benar bahwa pemerintah Indonesia sudah ambil keputusan untuk meningkatkan jumlah pasukan tentara dengan 15.000? Kalau itu benar, apa tujuannya, dan akibat-2 apa akan timbul dari itunya untuk hubungan-2 di Papua Barat yang sudah begitu tegang pada masa sekarang?

4. Apakah benar tuduhan-2 yang dilaporkan di Bab 5 dari Laporan tersebut di atas, tentang pelanggaran-2 hak-hak asasi manusia oleh prajurit-2 tentara Indonesia?

5. Tergantung dari balasan-2 tuan atas pertanyaan-2 yang tadi, kegiatan-2 mana tuan mau berusaha untuk taruh soal ini di agenda selaku masalah politik? Umpamanya tuan sudah bersedia untuk berusaha PBB mendapat pintu masuk ke wilayah tersebut, baik untuk mendapatkan pandangan tentang suasana hak-hak asasi manusia di tempat, maupun untuk menginventarisasi kebutuhan-2 kemanusiaan.

6. Apakah kunjungan troika duta-2 Uni Europa, yang tuan sudah menyebut di balasan-2 pertanyaan-2 parlemen yang dahulu, itu sudah berlaku? Kalau sudah, apa hasilnya kunjungan ini? Kalau tidak, kenapa tidak dan kapan kunjungan itu akan berlaku?

Catatan kaki:

1. John Wing and Peter King, Centre for Peace and Conflict Studies, Sydney AND ELSHAM Jayapura, Papua; august 2005.
2. Lihat catatan nr. 1.
3. Lampiran Notula Nr. 1829, Tahun berapat 2004-2005.
-------------
Catatan : Info ini diterjemahkan oleh Gerakan Maluku.

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece