|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Pesan Khusus
Aku hanya mempunyai satu kelebihan Kelebihanku adalah mengepakan sayapku menari-nari di ranting pepohonan Makananku tersebar di mana-mana Aku tidak susah karena di mana-mana ada bijian-bijian Aku tidak mempunyai rumah Rumahku di ranting-ranting pepohonan Aku terbang kian kemari menikmati keindahan alam Papua Namun, kini aku bersaksi lama kelamaan alam Papua mengalami kekhaosan Aku menarik diri dan bertanya: “Menggapa terjadi demikian?” Aku belum bisa menemukan jawaban Aku berpikir….dan terus berpikir….. Lebih baik aku mencari rekan lain untuk menjawab pertanyaanku Aku harus meninggalkan tempat peraduanku Kala mengitari bumi Papua, aku bersaksi bahwa anak negri menaikan kidung ratapan dan harapan Di mana saja aku berada aku selalu mendengar rintihan, tangisan anak negri Oh…….aku prihatin…….aku peduli……..mendengar jeritan dan harapan anak negri Detik demi detik anak negeri menaik jeritan, ratapan dan harapan Oh……mengapa anak negri menaikan kidung ratapan dan harapan? Ohh…….pasti anak negri mengalamii penindasan…….! Aku berhenti sejenak Aku bertanya: sipakah pelaku kejahatan? Kapan berhenti ratapan dan harapan yang dikumandangkan oleh anak negri? Sipakah yang akan menghapuskan derai air mata anak negri? Hei …..anak negri…..! Aku peduli……..aku peduli dengan nasibmu Tetapi aku ini burung …….aku ini binatang……! Hei …….anak negri………hei anak negri……. Aku tak bisa membantumu Aku tak dapat menyelamtkanmu Aku tak bisa menghapuskan derai air mata Mengapa? Sebab aku tidak mepunyai tangan untuk mengangkatmu dari lumpurduka Aku mempunyai kaki, tetapi kakiku tidak sama dengan kakimu Makanya aku tak dapat berjalan menghapus derai air matamu Aku mempunyai otak, tetapi tidak sama dengan otakmu, Makanya aku tak dapat berpikir sesuatu untuk menyelamatkanmu Aku mempunyai badan, tetapi badanku tidak sama dengan badanmu Makanya aku tak sanggup mengangkatmu Aku seekor burung yang tiada guna Singkatnya aku burung cenderawasih dan anda anak negri beda Makanya aku tak dapat membantumu Aku bosan…..aku bosan menyaksikan ulah manusia Para pelaku kejahatan dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan hukum yang jelas sehingga para pelaku kejahatan berkeliaran ke sana ke mari Para pelaku bagaikan burung elang mengepakkan sayapnya terbang kian kemari mencari manusia untuk disantap Rupanya mereka lihai dalam memburuh anak negri Rupanya mereka dididik secara teratur untuk membantai anak negri Ooh…….aku peduli….aku peduli dengan anak negri Aku menarik diri dan bertanya: “di manakah keadilan dan kebenaran?” “bukankah negara ini adalah negara hukum?” jika negara hukum, mengapa hukum tidak ditegakkan? Negara hukum berarti segala permasalahan diselesaikan melalui hukum yang murini tanpa ada unsure SARA Aku burung menilai bahwa negara ini bukan negara hukum Mengapa? Para pelaku kejahatan dibiarkan begitu saja Kalaupun diproses tidak ditangani secara serius sesudahnya dibiarkan Aku bertanya: “beginikah negara hukum?” Aku bersaksi bahwa negara ini bukan negara hukum Hukum hanya tertuliskan di atas kertas Negara hukum hanya diungkapkan dimulut saja tetapi negara otoriter, diktator, militaristik Negara ini tidak berlandaskan hukum Negara ini berlandaskan diktator belaka Hei…..pemegang kuasa sementara di negri ini……. Mengapa hukum tidak ditegakkan? Jika hukum tidak ditegakkan, maka keadilan dan kebenaran secara langsung tidak ditegakkan Karena salah satu latar belakang dibuatnya hukum adalah demi menegakkan keadilan dan kebenaran Anda pemegang kuasa negari berdalih bahwa negara ini negara hukum, tetapi buktinya mana Anda sendiri tidak menegakannya Anda mempercayakan kaki tanganmu untuk mengatur jalannya hukum, tetapi anak buah sendirilah yang menjadi biang keladi di tengah masyarakat Aku bersaksi semuanya ini Aku berpikir: dalam suatu negara jika hukum dan demokrasi tidak ditegakkan, maka hancurlah sendi-sendiri hidup bermasyarakat Hal inilah yang terjadi di negara ini Aku burung bertanya: “DIMANAKAH KEADILAN DAN KEBENARAN”? “ADAKAH WAKTU BAGI ANDA UNTUK MENGADAKAN REKONSILIASI?” “ADAKAH WAKTU BAGI ANAK NEGRI UNTUK MENIKMATI UDARA MERDEKA?” Aku tidak mau menyaksikan ulah manusia lagi……. Aku sudah lama menyaksikan semua ulah manusia Aku bosan…..aku jenuh…….! Aku menarik diri……aku undur……! Aku menantikan jaman baru…..! Aku menantikan pemimpin baru yang didambakan anak negri Mungkinkah Musa baru dan jaman baru akan tiba? © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|