|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Petisi/ Surat
Kepada Yth : 1. Ketua Sinode GKI Papua di Jayapura 2. Uskup Keuskupan Jayapura di Jayapura 3. Ketua Wilayah GKII melalui Ketua Biro Perdamaian dan Keadilan Papua di Jayapura 4. Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja baptis Papua di Jayapura 5. Ketua Sinode GIDI Papua di Jayapura 6. Ketua MUI Papua di Jayapura 7. Ketua Budha Dharma Papua di Jayapura 8. Ketua Hindu Papua di Jayapura 9. Uskup Keuskupan Timika di Timika Salam Sejahtera Dalam Kasih Yesus Kristus, Kami Umat Kristiani Kabupaten Nabire memohon dengan hormat dalam kasih Yesua Kristus kepada Para Pimpinan-pimpinan Agama/Gereja di Provinsi Papua, berkaitan dengan keterlibatan Agama/Gereja menjadi Anggota Majelis Rakyat Papua. Maka itu kami sampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan, bahwa : 1. Kami Umat Kristiani tetap mendukung penuh kepada pimpinan-pimpinan Agama yang mengatakan bahwa utusan Agama atau Gereja tidak akan duduk di MRP, halmana sudah dipulikasi melalui berbagai Media Massa dan sudah diketahui oleh Masyarakat Papua. 2. Kami memohon dengan hormat kepada pimpinan-pimpinan Agama di Papua tetap berada pada posisi Netral antara Pemerintah dan Masyarakat Papua. 3. Apabila pimpinan-pimpinan Agama/Gereja merubah komitmen/sikap, maka : a. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua menipu Umatnya di Papua b. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua ikut terlibat dalam permainan politik praktis, berarti mengdu domba Umat Papua dalam hidup yang tidak pasti. c. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua telah dibayar mahal oleh Pemerintah Jakarta demi meloloskan kepentingan Pemerintah Republik Indonesia. d. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua bermain dibalik berbagai program yang mengadu domba Bangsa Papua. e. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua menodai kesucian Iman/Agama. 4. Apabila Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua merubah sikap maka pasti akan terjadi konflik, sebab MRP bukan untuk Menyelesaikan Persoalan Papua. Ini berarti Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua PERCUMA mencanagkan ZONA DAMAI DI PAPUA, sebab Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua tidak mempertahankan Komitmen ZONA DAMAI itu. Maka itu kami Umat Kristiani Kabupaten Nabire memohon dengan hormat kepada Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua supaya : Tidak boleh merekomendasikan Utusan Agama duduk menjadi Anggota MRP, sebab MRP tidak bisa menyelesaikan Masalah Papua, malah menambah masalah di Papua. Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja di Provinsi Papua berada pada Posisi Netral maka Pemimpin-pemimpin Agama/Gereja segera mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk membuka Dialog dengan Rakyat Papua Barat. Demikian Surat dari kami, atas perhatian dan kerja sama yang baik diucapkan terimah kasih. Nabire, 17 Oktober 2005
----------- Catatan : Surat ini disalin dan di-upload sesuai aslinya oleh Simon Cuba dari SPMNews Headquarters. Surat tiba di Meja Redaksi SPMNews Hari ini, Jumat 28 Oktober 2005. © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|