Update Terakhir: Nov 8th, 2005 - 12:07:39
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Otonomi Khusus
Kebijakan Penjajah
Hubungan LN
Hukum & Demokrasi
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Kebijakan Penjajah

Hari ini, Ketua MRP Definitif Dipilih
By SKH Cepos, Selasa, 08 Nov 2005
Nov 8, 2005, 12:03

 
JAYAPURA-Harapan semua pihak, baik para anggota MRP maupun pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya agar proses pelaksanaan pembahasan Tata Tertib (Tatib) MRP dapat segera diselesaikan, nampaknya akan terwujud. Hal itu mengingat sesuai agenda kerja MRP itu dipastikan tanggal 9 November besok Pimpinan MRP tetap (definitif) sudah dilantik. " Sesuai dengan jadwal kerja MRP yang dibuat berdasarkan hasil kesepakatan bersama semua anggota MRP, dipastikan paling lambat tanggal 9 November proses pelantikan terhadap ketua MRP tetap sudah dapat dilaksanakan mengingat sampai saat ini MRP masih dipimpin oleh ketua MRP sementara," jelas Ketua MRP Sementara Ir. Frans Wospakrik, M.Sc, kepada Wartawan di Sekertariat MRP Hotel Numbay Dok V Jayapura, Senin (7/10) kemarin

" Meskipun sampai saat ini (maksudnya Senin, (7/10) kemarin) kami masih terus malakukan sidang pembahasan Tatib, namun sesuai agenda kerja MRP yang ada itu ditargetkan besok tangal 8 November (hari ini) pembahasan Tatib sudah dapat diselesaikan sehingga agenda selanjutnya yakni pemilihan ketua MRP tetap dapat sesegara mungkin dilakukan," katanya.

Wospakrik mengatakan bahwa Proses pembahasan Tatib sampai pelantikan ketua MRP Tetap telah ditetapkan dalam jadwal kerja MRP. " Sampai saat ini kita masih tetap bekerja sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan disepakati bersama, dimana begitu pembahasan Tatib MRP ditetapkan dan disahkan, maka proses pemilihan ketua MRP tetap langsung dilakukan sehingga Rabu (9/10) itu Ketua MRP Tetap sudah dikukuhkan," katanya.

Kata Wospakrik, dimungkinkan MRP hanya memiliki tiga Pokja (Kelompok Kerja) sesuai dengan pencerminan tiga unsur keterwakilan anggota MRP, yaitu pokja Perempuan, pokja Adat dan pokja Agama dengan tugas utama adalah memperjuangkan hak - hak dasar orang Papua."Jadi setelah pimpinan MRP tetap dikukuhkan, maka proses berikutnya adalah pembentukan kelompok - kelompok kerja (Pokja)," terangnya.

Ditambahkan Wospakrik, tugas dan kewenangan MRP terbesar kedapan adalah memperjuangkan dan melindungi hak - hak dasar orang Papua. " Jadi kita jangan mengira bahwa MRP itu adalah satu - satunya lembaga yang berperan untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada, termasuk masalah penundaan jadwal pelaksanaan Pilkada," ungkapnya.

" Tetapi perlu diingat bahwa hal terpenting terkait keberadaan kelembagaan MRP adalah salah satu lembaga yang kita perkuat untuk kepentingan bagaimana melindungi, memberdayakan hak - hak dasar orang Papua dalam era Otonomi khusus, sehingga sangat keliru sekali jika kita terjemahkan bahwa keberadaan MRP hanya karena kepentingan sesaat saja, seperti kepentingan Pilkda yang sementara ini lagi hangat diperdebatkan, ada hal yang lebih penting dan panjang kita bicarakan demi masa depan orang Papua," harapnya. (and)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece