Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Otonomi Khusus
Kebijakan Penjajah
Hubungan LN
Hukum & Demokrasi
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Kebijakan Penjajah

Hari ini, Ketua MRP Definitif Dipilih
By SKH Cepos, Selasa, 08 Nov 2005
Nov 8, 2005, 12:03

 
JAYAPURA-Harapan semua pihak, baik para anggota MRP maupun pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya agar proses pelaksanaan pembahasan Tata Tertib (Tatib) MRP dapat segera diselesaikan, nampaknya akan terwujud. Hal itu mengingat sesuai agenda kerja MRP itu dipastikan tanggal 9 November besok Pimpinan MRP tetap (definitif) sudah dilantik. " Sesuai dengan jadwal kerja MRP yang dibuat berdasarkan hasil kesepakatan bersama semua anggota MRP, dipastikan paling lambat tanggal 9 November proses pelantikan terhadap ketua MRP tetap sudah dapat dilaksanakan mengingat sampai saat ini MRP masih dipimpin oleh ketua MRP sementara," jelas Ketua MRP Sementara Ir. Frans Wospakrik, M.Sc, kepada Wartawan di Sekertariat MRP Hotel Numbay Dok V Jayapura, Senin (7/10) kemarin

" Meskipun sampai saat ini (maksudnya Senin, (7/10) kemarin) kami masih terus malakukan sidang pembahasan Tatib, namun sesuai agenda kerja MRP yang ada itu ditargetkan besok tangal 8 November (hari ini) pembahasan Tatib sudah dapat diselesaikan sehingga agenda selanjutnya yakni pemilihan ketua MRP tetap dapat sesegara mungkin dilakukan," katanya.

Wospakrik mengatakan bahwa Proses pembahasan Tatib sampai pelantikan ketua MRP Tetap telah ditetapkan dalam jadwal kerja MRP. " Sampai saat ini kita masih tetap bekerja sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan disepakati bersama, dimana begitu pembahasan Tatib MRP ditetapkan dan disahkan, maka proses pemilihan ketua MRP tetap langsung dilakukan sehingga Rabu (9/10) itu Ketua MRP Tetap sudah dikukuhkan," katanya.

Kata Wospakrik, dimungkinkan MRP hanya memiliki tiga Pokja (Kelompok Kerja) sesuai dengan pencerminan tiga unsur keterwakilan anggota MRP, yaitu pokja Perempuan, pokja Adat dan pokja Agama dengan tugas utama adalah memperjuangkan hak - hak dasar orang Papua."Jadi setelah pimpinan MRP tetap dikukuhkan, maka proses berikutnya adalah pembentukan kelompok - kelompok kerja (Pokja)," terangnya.

Ditambahkan Wospakrik, tugas dan kewenangan MRP terbesar kedapan adalah memperjuangkan dan melindungi hak - hak dasar orang Papua. " Jadi kita jangan mengira bahwa MRP itu adalah satu - satunya lembaga yang berperan untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada, termasuk masalah penundaan jadwal pelaksanaan Pilkada," ungkapnya.

" Tetapi perlu diingat bahwa hal terpenting terkait keberadaan kelembagaan MRP adalah salah satu lembaga yang kita perkuat untuk kepentingan bagaimana melindungi, memberdayakan hak - hak dasar orang Papua dalam era Otonomi khusus, sehingga sangat keliru sekali jika kita terjemahkan bahwa keberadaan MRP hanya karena kepentingan sesaat saja, seperti kepentingan Pilkda yang sementara ini lagi hangat diperdebatkan, ada hal yang lebih penting dan panjang kita bicarakan demi masa depan orang Papua," harapnya. (and)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece