|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Kerjasama Militer
Menurut mereka, seorang Pemimpin Papua yang menerima Noken berisi Buku Pelurusan Sejarah Papua langsung dari tangan Prof.Drooglever tanggal 15 November lalu di Den Haag Belanda, yakni Benny Wenda, juga akan ada di Jayapura bersama Wali Kota Oxford untuk mengikuti Pengibaran Bendera besok. Berdasarkan pantauan WPRNA NEWS, kaki tangan BIN di Merauke yang menyebarluaskan informasi bohong ini ternyata aktiv menjalin komunikasi dengan Abdul Hakim Ahmad Aituarauw, Kepala BIN Wilayah Merauke yang berdomisili di Jayapura sebagai Anggota DPR-Papua dari Partai Sarikat Indonesia. Tetapi, permainan BIN untuk mengantar Rakyat Papua menuju Laras Senapan TNI/POLRI ini rupanya sudah diketahui oleh Massa Rakyat Papua di Merauke karena informasi keliru tersebut berhasil dinetralkan oleh beberapa Tokoh Dewan Adat Papua (DAP). "Yang kibarkan Bintang Kejora tanggal 1 Desember 2005 besok di Merauke secara khusu maupun Tanah Papua secara umum murni dipakai oleh musuh karena Elemen Revolusioner Rakyat Papua, yakni Front PEPERA PB tidak punya agenda konyol ini. Yang ada hanyalah Ibadah dan Renungan di Gereja maupun Rumah masing-masing. Kami sudah koordinasikan dengan anak-anak kami di Eksekutif Nasinal Front PEPERA PB di Jayapura", jelas seorang pentolan Dewan Adat Papua di Merauke. Sampai berita ini diturunkan, Rakyat Papua Merauke sedang mengikuti tindak-tanduk Anak Buah Abdul Hakim Ahmad Aituarauw ini dengan seksama. Walaupun mayoritas Massa Rakyat Papua Merauke tidak menggubris skenario ini, namun situasi Kota Merauke tetap tegang karena dalam beberapa hari terakhir ini terjadi dropping-an Pasukan TNI AD secara besar-besaran ke Merauke dengan menggunakan Pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.©wprnanews ----------- Laporan Manuel Motkom WPRNA NEWS West Papua Revolutionary News Agency Merauke, 30 November 2005 E-Mail : wprnanews@yahoo.com © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|