Update Terakhir: Dec 13th, 2005 - 21:46:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Isu Kesehatan
Isu Perempuan
Isu Kesukuan
Isu Terkait
Duka/ Belasungkawa
Isu Umum
Isu Melanesia
Isu Keagamaan
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Isu Kesehatan

14 Ribu Warga Papua Kena HIV/AIDS
By BPost
Dec 13, 2005, 21:17

 
Jayapura, BPost
Propinsi Papua rupanya menjadi pandemi Virus HIV/AIDS. Setelah terungkap 12 anggota Kodam XVII Trikora dan 4 anggota Polda Papua tewas, kini terkuak pula, 14 ribu warga propinsi Mutiara Hitam itu terinfeksi HIV/AIDS.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Papua, Constant Karma kepada pers di Jayapura, Sabtu (12/12). "Dari jumlah itu, sebanyak 2000 lebih warga dinyatakan positif HIV. Apabila hasil prediksi ini terbukti, maka ini merupakan bencana bagi Papua," katanya.

Constant juga mengungkapkan kasus HIV/AIDS didominasi oleh para ibu rumah tangga. Penyebaran virus mematikan itu sebagian besar dilakukan orang asli Papua. Ia meminta warga Papua untuk melakukan puasa seks dan jangan berganti-ganti pasangan.

Kalau pun tidak mampu, dia menyarankan agar menggunakan kondom saat berhubungan seks, serta menjauhi narkotika. "Ini salah satu cara untuk menekan penyebaran HIV/AIDS, sehingga nantinya tidak menjadi wabah dan penyakit kutukan bagi Papua," ujarnya.

Jika penyakit ini tidak direspon secara cepat, lanjut dia, bukan tidak mungkin peristiwa di Uganda yang hampir sebagian besar penduduknya terkena HIV/AIDS bisa terjadi di Papua.

3 Tahun

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Lembaga PBB Untuk Penanggulangan HIV/AIDS (UNAIDS), serta para pakar HIV/AIDS menyatakan Indonesia memiliki waktu hingga tiga tahun ke depan untuk menangani HIV/AIDS.

Alasannya, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penularan virus HIV/AIDS tercepat ketiga di dunia. Jika tidak, dipastikan Indonesia tidak akan mampu lagi menanggulangi penyakit kedua mematikan di dunia tersebut.

Menurut Armyn Nurdin, Wakil Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, para lembaga dan pakar tersebut telah memperkirakan skenario terburuk jika Indonesia tidak dapat menanggulangi penyakit ini. "Tahun 2010 diperkirakan 5 hingga 10 juta orang akan terinfeksi HIV/AIDS," kata Armyn

Sejak kasus pertama di Bali 18 tahun lalu, kata Armyn, peningkatan jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Indonesia sangat cepat. Hingga akhir September lalu, Departemen Kesehatan melaporkan 8.251 ODHA yang terdeteksi, sebanyak 4.065 orang terinfeksi HIV dan 4.186 telah dinyatakan AIDS. Wanita tercatat sebagai pengidap HIV/AIDS terbesar dibandingkan dengan pria, dengan rasio 4,9 berbanding 1. "Kebanyakan adalah PSK (pekerja seks komersil)," ujarnya. tnr
______________
Source link: http://www.indomedia.com/bpost/122005/12/nusantara/nusa2.htm


© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece