Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Gerilya
Dukungan Dunia
Usaha Diplomasi
Dialog Politik
Demo/ Protes
Petisi/ Surat
Gugat Pepera 69
Penegakan Hukum
Kisah Perjuangan
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Petisi/ Surat

Press Release Front Pepera PB Tentang Bencana Kelaparan Di Yahukimo : “Mari Kita Mempertahankan Hak Hidup Orang Papua Di Atas Segala Kepentingan”
By Front Pepera PB
Dec 17, 2005, 11:51

 


PRESS RELEASE

“Mari Kita Mempertahankan Hak Hidup Orang Papua Di Atas Segala Kepentingan”

Dari sejak tahun 1960-an ketika Papua dianeksasi ke dalam NKRI, manusia Papua berada dalam ancaman. Kini kemanusiaan manusia Papua menuju pemusnahan etnis Papua (genocide). Hal ini telah dibuktikan oleh Peneliti Universitas Yale dan para Peneliti di Australia.

Penghabisan manusia Papua dilakukan secara sitematis, terarah, dan terencana, baik secara langsung dan juga tidak langsung (terselubung). Salah satu contoh kasus dalam rangka pemusnahan etnis Papua adalah kasus Yahukimo. Sejak bulan September 2005 rakyat Yahukimo mengalami penderitaan dan pada bulan itu ada warga yang meninggal. Hal itu dibiarkan oleh Pemerintah.

Angka kematian semakin meningkat barulah kasus itu diketahui oleh publik. Inilah salah satu kasus pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mempercepat proses genocide (pemusnahan etnis Papua).

Demi menyikapi kasus tersebut dan lebih dari itu demi mempertahankan kemanusiaan manusia Papua di atas segala kepentingan, maka pada kesempatan ini, kami serukan kepada rakyat Papua Barat bahwa:

1. Kasus-kasus kemanusiaan yang serupa pasti terjadi juga dibeberapa daerah di Papua Barat, maka segeralah melakukan investigasi (mengumpulkan data-data seputar pelanggaran HAM) dan berdasarkan data-data tersebut dibuka ke publik agar publik mengetahui kejahatan kemanusiaan dan pembiaraan Pemerintah dalam rangka mempercepat proses pemusnahan etnis Papua.

2. Khusus untuk Port Numbay, Front PEPERA PB Mengajak Anda Untuk Terlibat Dalam Aksi Damai Pada Hari Selasa, tgl 20-12 -2005 Menyikapi Kasus Meninggalnya 55 orang dan 112 yg masih dalam keadaan kritis di Yahukimo”. Aksi Damai tersebut akan dilangsungkan pada hari Selasa, 20 Desember 2005. Waktu : 11.00 WPB. Tempat: di kantor DPRP. Titik Kumpul massa ditetapkan di dua tempat. Titik Kumpul I : Abe, Waena, Sentani dan sekitarnya kumpul di Lapangan Trikora, pada jam 07.30 WPB. Titik kumpul II: Jayapura dan sekitarnya di Taman Imbi. Jam 9.

Demikian seruan dan ajakan kami dalam rangka menyikapi kasus-kasus kemanusiaan manusia di Papua, khususnya kasus Yahukimo, atas partisipasi ANDA, kami ucapkan terima kasih. Syaloom.

Port Numbay, 17 Desember 2005

“Persatuan Tanpa Batas, Perjuangan Sampai Menang”


--------------
Catatan : Mengenai Publikasi ini, silahkan menghubungi Eksekutif Nasional Front PEPERA PB : E-Mail : frontpepera@yahoo.co.id - Telp. 085219938907 (Ketua Umum)/ 081343118143 (Sekjen)/ 081344327223 (Wakil Sekjen I)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece