
Kebijakan Penjajah
SABAM SIRAIT: JANGAN MEMAKSA ORANG PAPUA DAN ACHEH MENCINTAI REPUBLIK INDONESIA
By SP Daily
Dec 22, 2005, 04:19
|
|
Jakarta, Kasus kelaparan di Kabupaten Yahukimo, merupakan bukti dari belum adanya keseriusan pemerintah pusat terhadap kondisi di daerah. Karena itu, jangan memaksa orang Papua maupun Aceh mencintai Republik Indonesia, kalau pemerintah sendiri tidak memerhatikan mereka dengan serius.
Hal itu dikemukakan politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sabam Sirait dalam percakapan dengan Pembaruan di Jakarta, Selasa (20/12) berkaitan dengan kematian 80 warga Yahukimo akibat kelaparan. Anggota Komisi I DPR itu menilai, kasus Yahukimo itu mungkin baru salah satu contoh yang mencuat ke permukaan, karena bisa saja di beberapa tempat lainnya di Papua atau wilayah Indonesia lain terjadi hal serupa.
Berkaitan dengan itu kata Sabam yang pernah menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Papua tersebut mengharapkan pemerintah benar-benar melakukan pemetaan wilayah. Pemerintah pusat sampai daerah kata Sabam, seharusnya mempunyai peta kemiskinan secara lebih rinci dan akurat kemudian dilakukan pembenahan dengan serius.
Dikatakan, kasus Yahukimo adalah sebuah pelajaran besar dan tidak pada tempatnya untuk saling menyalahkan.
Yang diharapkan adalah jajaran pemerintah harus benar-benar melakukan koordinasi yang baik, antara Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertanian, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial berikut pemerintah daerah masing-masing.
Menurut Sabam, secara umum Papua tertinggal dalam tiga hal, yakni pembangunan bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Karena itu, ketiga hal tersebut harus menjadi prioritas pemerintah pusat membangun daerah paling Timur Indonesia ini. (M-15)
© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|