Update Terakhir: Feb 6th, 2006 - 22:55:05
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Gerilya
Dukungan Dunia
Usaha Diplomasi
Dialog Politik
Demo/ Protes
Petisi/ Surat
Gugat Pepera 69
Penegakan Hukum
Kisah Perjuangan
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Usaha Diplomasi

LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
By Hendrick Ajamiseba
Feb 6, 2006, 20:58

 
Salam Merdeka!

Terutama maafkan saya pu bahasa indonesia. Kalau ada yang kurang jelas silahkan email saya dan saya akan coba jelaskan yang lebih baik.

Saya mau berikan sedikit berita mengenai team lobby Papua di Amerika.

Tadi siang tanggal 03 February 2003 Waktu Amerika saya Hendrick C. Ajamiseba berketemu langsung sama beberapa teman-teman kita di PBB (UN) khususnya di Asia Pacific Division Department of Political Affairs.

Secara singkat dan karena saya su tidak percaya forum2x kita lagi saya tidak akan beritahu apa yang dibicarakan sampai sedalam-dalamnya. Tetapi secara singkat supaya rakyat tahu perjuangan Papua telah mulai maju KE DEPAN.

Artinya bahwa yang saya berketemu tadi siang di PBB katakan bahwa mereka sangat dan sangat kuatir apa yang baru-baru ini terjadi di Papua. Mereka juga sangat perhatikan refugees status, dan pelangarang HAM minggu lalu. Mereka juga lagi pantau team MRP yang telah di bentuk oleh INDONESIA. Mereka su tahu Autonomy telah GAGAL masyarakat Papua. Saya sampaikan kepada team di PBB bahwah Orang Papua sudah tolak otonomi dan minta DIALOG untuk membicarahkan bagaimana supaya masalah Papua bisa terangkat kembali ke PBB.

Jadi Orang2x tertentu di PBB sudah mulai perhatikan kita punya perjuangan. Dalam kata lain saya pikir kita bisa bilang SUDAH DEKAT. Bukan saya mau janji kemerdekaan akan datang tahun ini atau tahun depan -- tetapi bisa juga terjadi. Kenapa tidak bisa...?? Itu tergantung kita semua -- Kalau orang Papua mau Merdeka dan maju pasti akan jadi.

Momentum perjuangan Papua telah di perhatikan di PBB. Sampai team Indonesia di PBB juga sudah agak kuatir mengenai masalah Papua. Team Indonesia selalu mau memblokir berita2x Papua masuk ke dalam PBB. Tetapi sudah tidak bisa. Indonesia ini sudah kalah. Mereka cuma hidup di PEMBOHONGAN dan kita orang Papua HIDUP di atas KEBENARAAN.

Saudara- Saudara JANGAN JANGAN PUTUS ASAH. Dan jaga baik baik nama WEST PAPUA/PAPUA BARAT. Jangan kitong pu orang sendiri jual kitorang. Mari kita bangun perjuangan Papua barat lebih KUAT lagi. Mari kita maju maju terus.

Sebelum pertemuan ini saya bertemu langsung sama Bapa Octo Mote untuk minta pendapat Bapa Mote. Karena Bapa Mote sibuk dia tidak bisa temani saya. Tetapi sesudah meeting itu selesai saya langsung kasih kabar ke Bapa Mote bahwa kita ini sudah mau dekat pintu KEMERDEKAAN!

Saudara - saudara mari kita jangan buang waktu lagi dengan masalah Pak Thom dan Pak Willy. Biarkan mereka sudah. Biarkan PDP juga. Buat apa kita buang nafas untuk membicarahkan masalah yang mereka hadapi. Yang benar akan tetap keluar.

God Bless West Papua/Papua Barat

One People, One Soul.

Hendrick C. Ajamiseba
(West Papua)
__________________________
Email: ajamiseba@yahoo.com


© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece