Update Terakhir: Feb 11th, 2006 - 03:06:41
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Konservasi
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Konservasi

PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
By Antara
Feb 11, 2006, 03:05

 
Jayapura, (ANTARA News) - Provinsi Papua dan Irian Jaya Barat (IJB) memiliki 56 daerah konservasi sumber daya alam (SDA), yang perlu di lestarikan dan dilindungi dari tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah I Papua Benny Saroi kepada ANTARA di Jayapura, Selasa (7/2) mengatakan, sebanyak 56 daerah konservasi yang perlu di perhatikan secara baik oleh pemerintah tentang memeliharaannya.

Menurut Benny, dari 56 daerah konservasi SDA, 19 diantaranya telah mendapat pengesahan Surat Keputusan (SK) Menteri, dan di kelola serta dilindungi sebagai kawasan cagar alam yang memiliki beranekaragam potensi SDA.

Sementara daerah konservasi SDA yang lainnya masih dalam proses penelitian, menyangkut berbagai kekayaan yang dimiliki.

Konservasi SDA yang kini dilirik pemerintah yakni konservasi cagar alam Chycloops, Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Taman Nasional Laurenz, Taman Nasional Wasur, dan Cagar Alam Mamberamo-Foja yang kini dalam penelitian spesis.

Dikatakan, konservasi SDA itu dikelolah langsung BKSDA dan WWF, bersama instansi terknis Kehutanan, dan Bapeldada, tingkat Provinsi maupun kabupaten dan kota.

Potensi-potensi SDA yang terdapat daerah konservasi tetap di jaga dan dilindungi sebagai hasil kekayaan alam yang memiliki keunikan terdiri dari daerah lain di Tanah Air.

Misalnya, Cagar Alam Mamberamo-Foja, yang memiliki keunikan beraneka ragam potensi terutama penemuan berbagai jenis spesies yang kini diteliti Conservation Internasional, dan LIPI bekerjasama Unipa Manokwari.

Menurutnya, di Papua terdapat dua BKSDA, masing wilayah I di Jayapura, Papua dan BKSDA II di Kabupaten Sorong, Irja Barat, yang bertugas memantau daerah-daerah konservasi.

Benny berharap, pemerintah provinsi Papua dan Irja Barat tidak tinggal diam, harus bertanggung jawab melalui instansi teknis kehutanan dan Bapeldada menyusung program untuk mendukung pengembangan konservasi SDA di daerahnya masing-masing.(*)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece