Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Freeport MacMoRan

Mahasiswa Desak Pemerintah Tutup Freeport
By SP Daily
Mar 7, 2006, 13:14

 
Makassar, Desakan mahasiswa agar pertambangan PT Freeport dan Rio Tinto Group ditutup, kembali berlanjut di Makassar, Senin (6/3). Sekitar 25 elemen yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk Papua menggelar aksi demo di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat di Makassar.

Para pendemo yang kebanyakan mahasiswa berjalan kaki dari Jalan DR Ratulangi menuju monumen. Mereka dikawal aparat keamanan. Saat mahasiswa tiba di depan monumen, Jalan Jenderal Sudirman langsung diblokir ratusan petugas kepolisian, para pengguna jalan yang melintas di jalur utama di kota itu dialihkan ke tempat lain.

Penjagaan yang sangat ketat terhadap aksi mahasiswa dilakukan petugas untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan anarkis seperti yang dilakukan pekan lalu, ketika puluhan mahasiswa berunjuk rasa dan merusak lampu serta pelang monumen bersejarah bagi Papua itu.

Menurut mereka, selama Freeport tidak ditutup, aksi serupa akan tetap dilakukan, bahkan jumlahnya semakin banyak. Dukungan terhadap Solidaritas Makassar untuk Papua yang berdemo antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Makassar, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, WALHI, HMI MPO.

Aksi yang mereka lakukan itu sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kecaman terhadap Freeport yang telah menginjak-injak rakyat Papua, termasuk berbagai pelanggaran hak azasi manusia (HAM) yang dilakukan tanpa penyelesaian hukum. (148)




© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece