
Freeport MacMoRan
Mahasiswa Desak Pemerintah Tutup Freeport
By SP Daily
Mar 7, 2006, 13:14
|
|
Makassar, Desakan mahasiswa agar pertambangan PT Freeport dan Rio Tinto Group ditutup, kembali berlanjut di Makassar, Senin (6/3). Sekitar 25 elemen yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk Papua menggelar aksi demo di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat di Makassar.
Para pendemo yang kebanyakan mahasiswa berjalan kaki dari Jalan DR Ratulangi menuju monumen. Mereka dikawal aparat keamanan. Saat mahasiswa tiba di depan monumen, Jalan Jenderal Sudirman langsung diblokir ratusan petugas kepolisian, para pengguna jalan yang melintas di jalur utama di kota itu dialihkan ke tempat lain.
Penjagaan yang sangat ketat terhadap aksi mahasiswa dilakukan petugas untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan anarkis seperti yang dilakukan pekan lalu, ketika puluhan mahasiswa berunjuk rasa dan merusak lampu serta pelang monumen bersejarah bagi Papua itu.
Menurut mereka, selama Freeport tidak ditutup, aksi serupa akan tetap dilakukan, bahkan jumlahnya semakin banyak. Dukungan terhadap Solidaritas Makassar untuk Papua yang berdemo antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Makassar, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, WALHI, HMI MPO.
Aksi yang mereka lakukan itu sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kecaman terhadap Freeport yang telah menginjak-injak rakyat Papua, termasuk berbagai pelanggaran hak azasi manusia (HAM) yang dilakukan tanpa penyelesaian hukum. (148)
© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|