|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Isu Kesehatan
Peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di Timika meningkat pesat dalam dua tahun terakhir. Sebanyak 592 kasus di Timika rata-rata sudah masuk stadium II-III. Artinya, kondisi fisik penderita sudah sangat memprihatinkan. Tahun 2002, tercatat ada 114 kasus di Timika, sementara di Merauke ditemukan 392 kasus pada tahun yang sama. Setahun berikutnya di Timika bertambah 127 kasus menjadi 241, sedangkan di Merauke bertambah 140 kasus. Pada tahun 2004 jumlah kasus di Timika bertambah 351 kasus sedang Merauke bertambah 125 kasus. Redjo memperkirakan perilaku seks bebas menjadi faktor utama yang menyebabkan meningkatnya angka kasus tersebut di Timika. Di Timika terdapat ribuan pencari kerja yang tidak membawa istri. "Di sana banyak orang bujang lokal. Mereka adalah warga dari luar Timika seperti Jawa, Manado, Makassar, Bugis, Buton, Sumatera, Kalimantan, Ambon, NTB, dan NTT. Mereka sebagian bekerja di PT Freeport Indonesia dan sebagian bekerja sebagai tukang ojek, pedagang, pengusaha warung makan, dan seterusnya. Kawin kontrak Menurut Redjo, mereka kemudian banyak melakukan kawin kontrak atau pergi ke lokalisasi, pusat hiburan, bar, dan diskotek setempat. Ikatan perkawinan itu bisa berlangsung satu hingga dua tahun. Pertemuan suami-istri ini hanya terjadi di akhir pekan karena para suami bekerja di ladang pertambangan. Besarnya gaji yang diterima karyawan perusahaan tersebut antara Rp 1 juta-Rp 200 juta per bulan mendorong kesenangan mencari hiburan. Menurut Redjo, berdasarkan data per 31 Desember 2004, jumlah kasus HIV/AIDS di Papua ada sebanyak 1.749 kasus dan masih banyak kasus yang belum ditemukan. Di sejumlah daerah ditemukan puluhan kasus yang cukup mengejutkan karena sebelumnya belum tercatat ada kasus. Misalnya, di Nabire per Januari 2005 ditemukan 20 kasus baru, di Paniai enam kasus, di Sorong 11 kasus. Penyebaran virus HIV di Papua sebanyak 90 persen karena seks bebas. Program kondomisasi belum optimal dilakukan. (kor) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|