|
||||||
Update
Terakhir: Mar 3rd, 2005 - 19:08:52
|
|
LNG BP Bintuni
Sesuai rencana, perpanjangan kontrak dan PoA Proyek LNG Tangguh yang terkait masalah jaminan pemerintah mengenai masalah suplai LNG, akan ditandatangani dalam satu atau dua minggu ini. Demikian dikemukakan Dirjen Migas Iin Arifin Takhyan di Jakarta, Senin (2/3). Menurut Iin, pihak pemerintah dan BP telah mencapai kesepakatan dalam rapat yang dilakukan pada hari Senin (1/3) malam. Penandatanganan kontrak perpanjangan antara Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP Migas) Migas dan BP akan disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sementara penandatanganan PoA antara Kepala BP Migas dan BP akan disaksikan Menteri Keuangan. Menurut Iin, sebenarnya Proyek LNG Tangguh sudah berjalan, tetapi kemudian terkendala masalah perpanjangan kontrak dan masalah PoA. BP sudah menunjuk kontraktor untuk Engginering Procurement and Construction (EPC). Tetapi pihak BP akan menandatangani kontrak EPC dengan pihak sub kontrak setelah perpanjakan kontrak dan PoA ditandatangani. Vice President Tangguh LNG Lukman Mahfoedz membenarkan, PoA Proyek Tangguh akan diselesaikan dengan pemerintah dalam pekan ini. Menyinggung liability yang diminta pihak BP, adalah terkait klaim yang kemungkinan timbul jika pemerintah mengeluarkan satu kebijakan. Sebelumnya, Lukman berharap pemerintah dapat memberikan persetujuan untuk pencapaian target Final Investment Decision proyek Tangguh pada Desember 2004 ini. Proyek Tangguh menargetkan untuk mendapatkan persetujuan investasi final dari para mitra kerjanya sehingga pekerjaan konstruksi LNG Plant dan fasilitas senilai 5 miliar dollar AS bisa segera dimulai. Lapangan Tangguh sendiri terdiri dari tiga blok, yakni Blok Wiriagar yang masa kontraknya akan berakhir pada tahun 2023, Blok Berau yang berakhir pada tahun 2017, dan Blok Muturi yang berakhir pada tahun 2022. Dari informasi yang diterima Kompas, pembahasan perpanjangan tersebut cukup alot dan memakan waktu cukup lama. Sebelumnya, pemerintah sempat memperkirakan penandatanganan perpanjangan kontrak Tangguh dapat dilakukan pada tanggal 12 Desember lalu. Namun, karena negosiasi belum usai, target tersebut diundur hingga tahun 2004 berakhir. (BOY) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|