|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Perang Gerilya
Sementara itu, terkait penangkapan itu, pihak Polda Papua langsung memberikan respon positif. Menyusul dikirimkannya sebuah Tim Penyidik yang dipimpin langsung oleh Direktur Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Drs, Slamet Sopandi. Tim ini berangkat secara bertahap mulai Senin (11/4) kemarin. Di sisi lain, 2 anggota TPN/OPM yang berhasil kabur saat penyergapan sekitar pukul 05.30 WIT itu sampai saat ini masih terus dikejar. Keduanya diperkirakan kabur dengan membawa senjata yang diidentifikasi jenis laras panjang. " Kita sudah kirim tim ke Mulia. Saya sudah tunjuk Dir Intel untuk pimpim tim ke sana. Tadi pagi sudah berangkat," ungkap Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. D. Sumantyawan HS, SH yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (11/4) kemarin. Ditambahkan, tim ini ditugasi untuk memback up tugas penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polres Persiapan Puncak Jaya. " Karena cuaca buruk, tadi baru 2 anggota yang berhasil ke sana dengan pesawat reguler. Terpaksa saya carter pesawat dan tadi tambah lagi sekitar 5 anggota. Mungkin besok ada yang berangkat lagi," ujarnya yang dihubungi via ponselnya semalam. Selain tugas penyelidikan dan penyidikan. Tim ini juga menurut Kapolda berfungsi melakukan pengamanan internal. Meski diakui sejauh ini belum perlu dilakukan pergeseran pasukan (serpas) ke Mulia. "Kondisi di sana masih aman dan terkendali. Kita back up saja penyidikannya dan upaya pengamanan ke dalam," tuturnya. Menariknya, rumor yang berkembang di Mulia saat ini mengenai ditangkapnya para anggota TPN/OPM itu bahwa mereka ditemukan berada di salah satu honay milik seorang anggota Koramil setempat bernama Serka Natius Enumbi. Namun kabar itu ditampik oleh kapolda. Menurutnya, pihaknya tengah melakukan pengecekan dan klarifikasi tentang romor tersebut. " Itu tidak benar, kita sudah cek. Dan ternyata lokasi penangkapan mereka jauh di luar seperti yang dikatakan," bantahnya. Seperti telah diberitakan, dari operasi penyergapan itu, polisi berhasil menangkap 8 orang yang diduga merupakan anggota TPN/OPM. Kedelapan anggota TPN/OPM pimpinan Dinggin Wonda yang masuk dalam kelompok Guliat Tabuni dan Warunggai itu masing-masing Yuleme Tabuni, Wuwekme Telenggen, Dinggin Enumbi, Kotianus Telenggen, Yomiron Wonorengga, Bikir Wonda, Tekius Enumbi, Dekius Enumbi dan Tolino Iban Gire. Sayangnya, salah satu dari mereka yaitu Tolino Iban Gire akhirnya tewas setelah tertembus peluru aparat lantaran berusaha melarikan diri.(sh) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|