Update Terakhir: Apr 14th, 2005 - 06:40:57
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Kegiatan Logging

Tanggapan OPM terhadap kegiatan illegal logging yang terjadi di West Papua
By SPM Biak Report
Apr 14, 2005, 06:37

 
Biak-SPM,
Ekonomi merupakan salah satu akar konflik di West papua sejak West Papua dipaksa berintegrasi dengan NKRI dimana Negara melakukan represi kepada rakyat bangsa West Papua untuk mencari legitimasi demi existensi NKRI. Hal ini dapat dilihat sejak Indonesia mengadakan Invasi ke West Papua 1962 - 1969 untuk mencaplokan bangsa West Papua.

Setelah Negara berhasil memperoleh legitimasi maka selanjutnya Negara membentuk adanya pembisnis, para pembinis ini harus melengkapi kententuan NKRI yaitu membayar pajak (ranges) kepada NKRI. Setelah itu para pembinis berhubungan langsung dengan masyarakat dalam usaha binis tersebut. Setelah pembinis berhasil rakyat West Papua hanya dijadikan sebagai sampah dari binis tersebut. Dan keberhasilan bisnis tersebut kembali kepada para pembinis dan Negara.

Sehubungan dengan kegiatan illegal logging tersebut maka, kami OPM menyatakan kegiatan illegal logging tersebut mestinya dilakukan NKRI, maka mestinya Negara di adili ditingkat International. Karena Akar konflik economi di West papua sudah sangat jelas diciptakan oleh NKRI.

Disamping itu OPM menyatakan kegiatan illegal logging itu baru salah satu dari aktivitas illegal sejak West Papua dipaksa bergabung dengan NKRI.. Masih banyak aktivitas illegal yang dilakukan NKRI di West Papua seperti illegal gold.

Kalau illegal logging di tuntas secara hokum maka illegal gold yang selama ini beropeasi di West Papua perlu dituntaskan secara hokum. Namun perlu di pahami bahawa semestinya penyelesaian ini pada hokum international mengigat keberadaan Bangsa West Papua di NKRI ada kesalahan International.


© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece