Update Terakhir: Apr 29th, 2005 - 23:15:27
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Kegiatan Logging

SBY Janji Tindak Tegas Pelaku Illegal Logging - Baik di Papua Maupun Kalimantan
By Cepos
Apr 29, 2005, 23:14

 
JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampaknya semakin geregetan dengan maraknya illegal logging yang terjadi di tanah air, seperti di Papua. Mantan Menkopolkam itu berjanji akan menindak tegas para pelaku pembalakan hutan yang telah merugikan negara tersebut.

Karena itu, dia meminta agar masyarakat memberikan informasi soal praktik illegal logging kepada dirinya. Tujuannya, agar pemerintah bisa menindaknya. Hal ini diungkapkan kepala negara dalam sambutannya saat membuka pameran kerajinan Indonesia atau Inacraft 2005 di Jakarta Convention Center, kemarin.

''Saya minta bantuan dan dukungan dari saudara, kalau masih ada oknum-oknum penebang kayu liar atau Illegal Logging yang masih aman saja, berkeliaran kesana-kemari, laporkan kepada saya, laporkan kepada pemerintah,'' kata Presiden SBY di hadapan ribuan pengusaha kerajinan tanah air.

Dalam kesempatan itu, SBY didampingi oleh Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja dan Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik. Lebih jauh, SBY mengungkapkan untuk pemberantasan illegal logging yang marak di Papua dan Kalimantan serta sejumlah daerah lainnya, pemerintah telah membentuk satuan tugas. ''Kami sudah membentuk Satgas untuk Papua, sudah membentuk Satgas untuk Kalimantan dan di tempat-tempat lain,'' tambah mantan Kaster TNI ini.

Dikatakan presiden, para pelaku Illegal Logging, sangat tidak bertanggung jawab. ''Mereka juga merusak lingkungan dan mengkorupsi hasil hutan untuk kepentingan pribadi mereka,'' ungkap SBY. Akibatnya, bukan hanya negara yang dirugikan, tapi juga masyarakat terutama bagi mereka yang menekuni usaha-usaha mikro kecil menengah yang bahan bakunya berasal dari hasil hutan.

''Keuntungan yang diperoleh para pelaku Illegal Logging ini, di sisi lain telah mematikan usaha-usaha lainnya, seperti usaha mikro atau kecil dan menengah. Termasuk para perajin kayu karena tidak dapat bahan baku yang cukup untuk bahan kerajinan itu,'' papar Presiden. Karena itu, Presiden berjanji akan berusaha keras untuk menangkap dan memberantas para pelaku pembalakan hutan tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil operasi hutan lestari hingga 25 April 2005, terdapat 153 tersangka dengan 35 orang ditahan dan 104 orang wajib lapor. Rinciannya, 143 tersangka warga negara RI dan 9 tersangka warga negara Malaysia dan 1 tersangka warga Korea Selatan. Berkas yang sudah dilaporkan ke JPU bertambah menjadi 14 berkas setelah sebelumnya hanya 13 berkas. Satu berkas tambahan atas nama Siswanta alias Ook, Direktur PT Ika Dwika Perkasa.

Barang bukti yang telah serahkan, berupa 2.031 batang kayu, 1.312 meter kubik kayu olahan, 58 unit alat berat, 9 unit mobil, 7 chain saw, 23 alat lainnya. (ssk/alv/dja)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece