
Kegiatan Logging
Pembalakan Liar di Papua Libatkan Semua Institusi
By Media Indonesia
May 13, 2005, 17:19
|
|
Jakarta, Wakil Komandan Satuan Tugas Operasi Hutan Lestari II Brigjen Hendardji menegaskan, pihaknya mensinyalir adanya keterlibatan hampir semua institusi yang ada di Papua, terkait dengan kasus pembalakan liar.
Penjelasan itu disampaikan Wadansatgasops Hutan Lestari II Brigjen Hendardji, Kamis, kepada wartawan di Jakarta, usai serah terima jabatan Komandan Polisi Militer Kodam Jaya dari Kolonel Otte Ruchyat kepada Kolonel Iran Syaifuddin, di Markas Pomdam Jaya, Jakarta. Oleh Hendardji dijelaskan bahwa keterkaitan oknum dengan tindak pidana pembalakan ditemui timnya hampir di setiap institusi.
"Tindak penyimpangan itu terjadi hampir di semua institusi, terutama yang memegang kekuasaan terkait dengan kehutanan. Pemda sendiri menyimpang. Maka dari itu ada oknum TNI yang akhirnya ikut-ikutan. Jadi semua terlibat, tidak ada yang lepas dari keterlibatannya dengan (pembalakan) itu," katanya.
Sebagaimana diberitakan Media sebelumnya, terkait dengan kasus illegal logging atau pembalakan di Papua, jajaran aparat yang tergabung dalam operasi Hutan Lestari telah menggelar proses hukum terhadap sejumlah perwira di jajaran TNI. Di antaranya, terhadap Wadan Denpom Sorong Kapten Kaspar C dan Kapuskopad Kolonel Ricardo Ginting yang diduga turut menerima aliran dana illegal logging.
Sementara itu, sejumlah nama dari unsur kepolisian yang juga diindikasikan terlibat di antaranya adalah mantan Wakapolda Papua dan mantan Kapolres Manokwari. Dari unsur TNI di luar TNI AD yang diduga kuat turut menerima dana koordinasi untuk memuluskan jalannya aksi pembalakan liar, di antaranya adalah Komandan KRI dan Komandan Pangkalan TNI AL Papua. (Nur/O-5)
© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|