|
||||||
Update
Terakhir: Jun 12th, 2005 - 18:58:21
|
|
Kejahatan Milisi
Pastor Igo Lattu, seorang putra Kei berhasil menghamili seorang gadis Timika. Kehadiran pastor-pastor imigran yang telah terbiasa melakukan hal-hal ini. Kenyataan ini, terjadi sejak injil masuk ke tanah Papua. Missi Katolik masuk ke Meroke, pastor-pastor paling banyak berasal dari imigran salah satunya adalah pastor-pastor Kei, Flores, Jawa dan uskup-uskup yang ada di Papua. Tugas mereka adalah untuk melayani umat tetapi kenyataan dilapangan para pastor imigran ini banyak sekali menghamili gadis-gadis pribumi. Hasil hubugan gelap Pastor Igo Lattu, OEC dengan gadis Timika telah disembunyikan mati-matian oleh Uskup Timika yang juga putra terbaik Kei. Uskup Timika bisa naik karena direkayasa oleh dewan-dewan Agung Jayapura, KWI Pusat untuk menyelamatkan kepentingan imigran di Tanah Papua. Sampai berita ini diturunkan pastor Igo Lattu, OEC tidak mendapat hukuman karena mendapat perlindungan Uskup Timika. Ketika Crew SPMNews Amole berhasil bertemu dengan korban dirumahnya, menurutnya Uskup Timika dan pastor Lattu, "melarang saya untuk buka mulut, kalau adik ceritakan ini Tuhan Yesus dan Bunda Maria akan mengutuk engkau selama-lamanya dan anda tidak akan masuk surga" Jika kita menyimak kata-kata Uskup dan pastor adalah "manusia serigala" atau "Kepala Uskup seks dan pastor pelayan seks" sehingga keberadaan pastor-pastor pendatang di seluruh tanah Papua hanya untuk melayani nafsu-nafsu seks, uang dan jabatan. Hal ini sengaja dipelihara oleh lembaga kejahatan agama Katolik yang adalah milik orang pendatang alyas imigran (Moron Sandino) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|