|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Acheh
Banda Aceh, Sabtu Pasukan TNI di Aceh hingga saat ini terus mengejar para pelaku penembakan warga negara (WN) Belanda, Marije Mellegers (21). "Aparat TNI di Aceh Selatan terus mengejar dan pelakunya adalah anggota kelompok Gerakan Separatis Ac eh (GSA)," tegas Kepala Dinas Penerangan Kodam Iskandar Muda (Pendam-IM) Letkol (CAJ) Ahmad Husein di Banda Ac eh, Sabtu (9/7). Mahasiswi asal Belanda itu tertembak pada salah satu pahanya, Kamis (7/7) sekitar pukul 21.15 WIB ketika mobil yang ditumpangi bersama tiga temannya diberondong anggota kelompok pemberontak Ac eh di kawasan Desa Jambo Manyang/Kluet Utara, Ac eh Selatan. Dikatakannya, korban menumpang pribadi kendaraan kijang bernomor polisi B 499 GB, setelah mereka mengunjungi Meulaboh, ibukota Ac eh Barat dalam perjalanan kembali ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) melalui Tapak Tuan. Lokasi penembakan korban berada sekitar 460 KM dari kota Banda Ac eh. Menurut Husein, penembakan terhadap warga negara asing dalam wilayah Nanggroe Ac eh merupakan peristiwa kedua pasca bencana gempa dan tsunami, 26 Desember 2004, setelah yang pertama seorang relawan kemanusiaan asal Hongkong. Aksi kekerasan yang dilakukan para pemberontak Ac eh terhadap masyarakat spipil akhir-akhir ini cenderung meningkat karena mereka mulai kehabisan logistik, seperti melakukan penculikan, perampokan dan pembunuhan terhadap orang tidak berdosa. "Mereka (GAM-red) kini mulai kesulitan logistik karena lari kehutan dikejar aparat TNI, sedangkan turun kekampung ditangkap masyarakat. Maka dalam upaya mendapatkan logistik para pemberontak itu sering melakukan berbagai bentuk tindak kekerasan terhadap warga sipil," katanya. Sebelumnya, Komandan Kodim 0107 Ac eh Selatan, Letkol (Inf) H Jamhur Ismail secara tegas mengklaim pelaku penyerangan atas wanita asal Belanda itu adalah kelompok GAM yang berkekuatan diperkirakan sekitar delapan orang. "Kami memperkirakan mereka sekitar delapan orang dengan kekuatan senjata tiga pucuk," katanya. Wanita asal Belanda itu kini telah dievakuasi ke Medan untuk mendapatkan perawatan lebih inteisf, sedangkan teman korban semua selamat dari maut penyerangan yang dilakukan kelompok GAM di tengah kegelapan malam itu. © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|