Update Terakhir: Jul 15th, 2005 - 09:27:10
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Banjir/ Longsor
Gempa
Kecelakaan
Hama / Penyakit
Badai/ Gelombang
Petir/ Hujan
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Kecelakaan

Lagi, 5 Korban KM Digoel Ditemukan
By Cepos
Jul 15, 2005, 09:25

 
Merauke, Perncarian terhadap para korban KM Digoel yang tenggelam di Perairan Arafura (Kawasan Merauke) sejak 7 Juli lalu terus membuahkan hasil. Bila sebelumnya (13 Juli) tercatat 10 mayat korban yang ditemukan, maka Kamis (14/7) kemarin kembali ditemukan lima mayat.

Mereka ditemukan warga di sekitar pesisir pantai Kampung Wambi, Distrik Okaba. Saat ditemukan, kondisi tubuh para korban dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Setelah itu, lima mayat yang sudah tak utuh lagi itu divakuasi ke Merauke.

Kabag Ops Polres Merauke Kompol Aifkhan SE, menjelaskan, 5 korban yang ditemukan itu masing-masing ditemukan di Wambi 1 orang, Pulau Habee 2 orang dan di pesisir Kampung Wamal 2 orang. ''Untuk di Wambi dan Pulau Habee ditemukan warga pagi hari, sedangkan di Wamal ditemukan siang (kemarin siang),'' jelasnya.

Hanya saja, kelima orang yang berhasil ditemukan di 3 pesisir kampung yang jaraknya sangat berjauhan itu, belum diketahui identitasnya. Menurut Aifkhan, kondisi fisik para jkorban sudah sangat sulit untuk dikenali.

Ditambahkan, dengan ditemukannya 5 korban lagi tersebut, maka jumlah korban yang meninggal sampai hari ke-8 sejak tenggelamnya kapal itu, sebanyak 16 orang. Sedangkan yang selamat tetap 15 orang.

Sementara itu, dua korban laki-laki yang dievakuasi Rabu malam lalu dari Kampung Wambi, Distrik Okaba, pagi kemarin tiba di Merauke. Kedatangan dua korban itu terlambat akibat slup yang digunakan Tim Evakuasi kehabisan BBM.

Secara terpisah mantan Bupati Merauke yang juga terpilih lagi untuk periode 2005-2010, Drs Johanes Gluba Gebze, mengatakan bahwa para korban yang ditemukan itu adalah mereka yang pada saat kapal itu akan tenggelam melompat dan terbawa arus balik (Air Surut), sehingga mayat mereka ditemukan jauh dari TKP tenggelamnya kapal.




© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece