Update Terakhir: Jul 20th, 2005 - 15:52:29
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Pembangunan

Rakyat AS Belum Tahu Letak Provinsi Papua
By Media Indonesia
Jul 20, 2005, 15:46

 
Jayapura, Wakil Duta Besar Amerika Serikat Lewis Amselem mengatakan, hampir sebagian besar rakyat di negaranya masih belum mengetahui nama dan letak Provinsi Papua, apalagi kekayaan alam yang berlimpah.

"Masyarakat di AS masih buta dengan kondisi Papua, termasuk kekayaan sumber daya alamnya yang berlimpah ruah," kata Amselem di Jayapura, Selasa (19/7).

Wakil Dubes AS itu berada di Jayapura dalam rangka kunjungan kerjanya dan telah bertemu dengan Gubernur Papua JP Solossa dan Muspida Provinsi Papua serta LSM di daerah itu.

Ia mengatakan Gubernur Papua telah menjelaskan kondisi pembangunan, kehidupan masyarakat, potensi sumberdaya alam maupun kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua.

Lewis Amselem mengakui sangat kagum terhadap penjelasan Gubernur terutama tentang pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang tertuang dalam UU Nomor 21 tahun 2001.

Sementara itu, Gubernur Papua mengatakan, walaupun baru tiga tahun, tetapi pelaksanaan otsus sudah dirasakan hasilnya oleh masyarakat, kendati sebagian besar masyarakat Papua yang hidup di pedalaman belum seluruhnya menikmatinya akibat luasnya wilayah dengan kondisi geografis yang sangat berat.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan potensi suumberdaya alam baik di hutan, laut dan tambang di perut bumi belum disentuh investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Saya ke Jayapura ingin melihat dari dekat kondisi pembangunan dan mendapat informasi terutama peluang bisnis. Peluang bisnis itu akan disampaikan kepada pengusaha di AS. Kalau yang berminat, silakan tanam modal di Papua," katanya.

Wakil Dubes mengakui, sebagian besar rakyat di negaranya belum mengetahui nama, lokasi dan potensi yang dimiliki Provinsi Papua, sehingga setelah kunjungan ini akan disampaikan kepada masyarakat di AS.

"Saya sangat kagum tanah Papua dengan panorama yang indah. Disini saya bayangkan, hampir sama dengan California," ujar Lewis.

Wakil Dubes AS itu akan meneruskan kunjungannya ke Timika untuk melihat aktivitas penambangan emas, perak dan tembaga PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan selanjutnya kembali ke Jakarta.




© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece