|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Pembangunan
"Masyarakat di AS masih buta dengan kondisi Papua, termasuk kekayaan sumber daya alamnya yang berlimpah ruah," kata Amselem di Jayapura, Selasa (19/7). Wakil Dubes AS itu berada di Jayapura dalam rangka kunjungan kerjanya dan telah bertemu dengan Gubernur Papua JP Solossa dan Muspida Provinsi Papua serta LSM di daerah itu. Ia mengatakan Gubernur Papua telah menjelaskan kondisi pembangunan, kehidupan masyarakat, potensi sumberdaya alam maupun kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. Lewis Amselem mengakui sangat kagum terhadap penjelasan Gubernur terutama tentang pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang tertuang dalam UU Nomor 21 tahun 2001. Sementara itu, Gubernur Papua mengatakan, walaupun baru tiga tahun, tetapi pelaksanaan otsus sudah dirasakan hasilnya oleh masyarakat, kendati sebagian besar masyarakat Papua yang hidup di pedalaman belum seluruhnya menikmatinya akibat luasnya wilayah dengan kondisi geografis yang sangat berat. Lebih lanjut Gubernur menjelaskan potensi suumberdaya alam baik di hutan, laut dan tambang di perut bumi belum disentuh investor baik dalam negeri maupun luar negeri. "Saya ke Jayapura ingin melihat dari dekat kondisi pembangunan dan mendapat informasi terutama peluang bisnis. Peluang bisnis itu akan disampaikan kepada pengusaha di AS. Kalau yang berminat, silakan tanam modal di Papua," katanya. Wakil Dubes mengakui, sebagian besar rakyat di negaranya belum mengetahui nama, lokasi dan potensi yang dimiliki Provinsi Papua, sehingga setelah kunjungan ini akan disampaikan kepada masyarakat di AS. "Saya sangat kagum tanah Papua dengan panorama yang indah. Disini saya bayangkan, hampir sama dengan California," ujar Lewis. Wakil Dubes AS itu akan meneruskan kunjungannya ke Timika untuk melihat aktivitas penambangan emas, perak dan tembaga PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan selanjutnya kembali ke Jakarta. © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|