Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Freeport MacMoRan
LNG BP Bintuni
Kegiatan Logging
Pembangunan
Alam Berbicara
Ekologi/ Ekosistem
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Pembangunan

Rakyat AS Belum Tahu Letak Provinsi Papua
By Media Indonesia
Jul 20, 2005, 15:46

 
Jayapura, Wakil Duta Besar Amerika Serikat Lewis Amselem mengatakan, hampir sebagian besar rakyat di negaranya masih belum mengetahui nama dan letak Provinsi Papua, apalagi kekayaan alam yang berlimpah.

"Masyarakat di AS masih buta dengan kondisi Papua, termasuk kekayaan sumber daya alamnya yang berlimpah ruah," kata Amselem di Jayapura, Selasa (19/7).

Wakil Dubes AS itu berada di Jayapura dalam rangka kunjungan kerjanya dan telah bertemu dengan Gubernur Papua JP Solossa dan Muspida Provinsi Papua serta LSM di daerah itu.

Ia mengatakan Gubernur Papua telah menjelaskan kondisi pembangunan, kehidupan masyarakat, potensi sumberdaya alam maupun kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua.

Lewis Amselem mengakui sangat kagum terhadap penjelasan Gubernur terutama tentang pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang tertuang dalam UU Nomor 21 tahun 2001.

Sementara itu, Gubernur Papua mengatakan, walaupun baru tiga tahun, tetapi pelaksanaan otsus sudah dirasakan hasilnya oleh masyarakat, kendati sebagian besar masyarakat Papua yang hidup di pedalaman belum seluruhnya menikmatinya akibat luasnya wilayah dengan kondisi geografis yang sangat berat.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan potensi suumberdaya alam baik di hutan, laut dan tambang di perut bumi belum disentuh investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Saya ke Jayapura ingin melihat dari dekat kondisi pembangunan dan mendapat informasi terutama peluang bisnis. Peluang bisnis itu akan disampaikan kepada pengusaha di AS. Kalau yang berminat, silakan tanam modal di Papua," katanya.

Wakil Dubes mengakui, sebagian besar rakyat di negaranya belum mengetahui nama, lokasi dan potensi yang dimiliki Provinsi Papua, sehingga setelah kunjungan ini akan disampaikan kepada masyarakat di AS.

"Saya sangat kagum tanah Papua dengan panorama yang indah. Disini saya bayangkan, hampir sama dengan California," ujar Lewis.

Wakil Dubes AS itu akan meneruskan kunjungannya ke Timika untuk melihat aktivitas penambangan emas, perak dan tembaga PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan selanjutnya kembali ke Jakarta.




© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece