Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Kekejaman Negara
Operasi Militer
Ancaman/ Terror
Militerisme
Kerjasama Militer
Terorisme Dunia
Mati Misterius
Kejahatan Milisi
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Militerisme

ALIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP) KUTUK TINDAKAN REPRESIF APARAT KEAMANAN NKRI TERHADAP AKSI DAMAI MAHASISWA PAPUA DI JOGJAKARTA!
By KP AMP
Jul 27, 2005, 12:21

 
STATEMENT POLITIK
ALIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP)
No. 06-C / Stat / KP-AMP / VII / 2005

AMP Headquarters,Hari ini, 27 Juli 2005, Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Front Revolusioner Mahasiswa Papua (FRMP), melakukan aksi dalam rangka pengembalian Otonomi Khusus Papua kepada Pemerintah Indonesia dan tuntutan Referendum (Pepera Ulang) yang demokratis bagi rakyat Papua, yang mana ditanggapi dengan tindakan-tindakan barbarian oleh aparat Neo-Kolonialis Indonesia terhadap ratusan peserta aksi yang melakukan aksi hari ini di Jogjakarta. Front Revolusioner Mahasiswa Papua (FRMP) adalah front politik gerakan mahasiswa Papua di Jawa dan Bali yang diperkuat oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Front Nasional Mahasiswa Papua (FNMP) dan Gerakan Anti Penjajahan (GANJA) yang dalam aksi kali ini melibatkan wakil-wakil mahasiswa Papua dari seluruh kota di Jawa dan Bali.

Penahanan terhadap 150 Mahasiswa Papua di Jogjakarta hari ini oleh pihak Kepolisian NKRI, menunjukan kepada kita, rakyat Papua Barat, bahwa Regime SBY-Kalla dan segenap State Aparatusnya tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah Papua Barat secara terhormat, demokratis dan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Berita selanjutnya dapat dibaca pada: http://www.melanesianews.org/spm/publish/article_825.shtml/
Kami mengutuk dengan tegas segenap tindakan-tindakan anti demokrasi yang dilahirkan oleh state aparatus Neo-Kolonial NKRI terhadap aktivis-aktivis Mahasiswa Papua Barat yang ditahan tersebut karena ini merupakan tindakan yang tidak menghargai etika demokrasi dan nilai-nilai kemanusiaan yang sedang diusung oleh kawan-kawan Mahasiswa Papua dalam aksi damai ini.

Oleh karena itu, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menuntut kepada pihak Kepolisian NKRI untuk segera melepaskan para aktivis Mahasiswa Papua yang telah ditahan dan kepada Regime SBY-Kalla supaya membuka ruang demokrasi lebih luas bagi penyelesaian masalah politik Papua Barat!

Sekian!

Bentuk Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua (Front PEPERA)!
Lawan Neo-Kolonialisme NKRI!
Lawan Neo-Liberalisme / Imperialisme Ekonomi Asing!
Lawan Militerisme!
Segera Lakukan Review PEPERA 1969!
Segera Lakukan PEPERA Ulang (REFERENDUM) Bagi Papua Barat!


Salam Pembebasan,
"Bersama Kebenaran Sejarah Sang Bintang Kejora"

Komite Pusat
Aliansi Mahasiswa Papua
(KP AMP)

Demianus T Wanimbo (Ketua Umum)
Hans Gebze (Sekretaris Jenderal)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece