Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Pesan Khusus
Opini Umum
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Pesan Khusus

TANGGAPAN MASYARAKAT PAPUA KABUPATEN PANIAI, NABIRE, TIMIKA, PUNCAK JAYA, JAYAWIJAYA, BIAK NUMFOR DAN SERUI (WILAYAH PAPUA TENGAH) PROVINSI PAPUA TERHADAP KOMENTAR YANCE KAYAME MENGENAI PENOLAKAN INTERVENSI ASING SOAL ISU "PAPUA MERDEKA"
By Ben Kayame
Jul 29, 2005, 06:10

 
TANGGAPAN KAMI DIBAGI MENJADI DUA BAGIAN YAITU :

A. Penjelasan tentang Tugas Pokok Si Yance Kayame (Ketua Komisi A DPR-Papua)
B. Tanggapan Masyarakat Papua Atas Permintaan Si Kayame Yance Sendiri

A. Kami masyarakat Papua baik dalam negeri maupun luar negeri amat sangat kecewa berat setelah kami membaca komentar Ketua Komisi A DPR-Papua Yance Kayame, PKLT. Hal itu karena kami masyarakat wilayah Tengah Provinsi Papua memilih anda melalui Pemilu yang baru lalu itu untuk :

1. Anda harus memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi kami kepada Pemerintah Indonesia, merupakan tugas pokokmu.

2. Anda harus berjuang menghentikan semua pelanggaran HAM yang terus saja terjadi di Tanah Papua. Kau harus lihat dan sayangilah tetesan-tetesan darah orang Papua, cucuran-cucuran air mata orang Papua yang setiap saat membasahi Tanah Papua akibat ulah Kejahatan Negara.

3. Kami telah memilih anda itu untuk harus berusaha keras untuk menghentikan Ilegal Manusia, Ilegal Logging, Ilegal Tambang dan Ilegal seluruh kekayan alam Papua oleh kerakusan Negara dimana didalamnya peranan TNI sangat dominan.

4. Tugas pokokmu di DPRP adalah penyambung lidah aspirasi rakyat, bukan penyambung sebaliknya yaitu penyambung lidah si IBLIS/ si Penjahat.

5. Tugas pokokmu adalah berusaha keras untuk mensejahterahkan rakyat dengan Trilyunan Dana Otsus yang sedang dihilangkan oleh Kelompok Anda Si Kayame Yance sendiri, sedangkan rakyatmu telah memilih anda tetap miskin diatas miskin, tambah miskin terus.

B. Setelah kami membaca komentarmu di Koran Cenderawasih Pos Edisi 13 Juli 2005, memang kami sangat kecewa dan marah kepadamu maka lewat surat ini kami mau katakan seperti yang ada dibawah ini untuk engkau dan teman-temanmu di DPR-Papua, adalah sebagai berikut :

1. Si Yance Kayame buta sejarah, jangan pura-pura tidak tahu sejarah penderitaan rakyatmu selama ini, jangan lupa pula jati dirimu sebagai Orang Papua Etnis Melanesia, jangan gila dengan jabatanmu serta harta kekayaanmu sebab itu semuanya untuk sementara. Mengapa kau jadi gila dan buta terhadap belenggu penderitaan bangsamu, rakyatmu, diatas tanah tumpah darahmu?

2. Tanah ini sedang menantikan engkau, apa yang kau buat untuk negerimu, bangsamu dan rakyatmu.

3. Arwah-arwah Orang Papua yang telah gugur dan mati demi perjuangan tanah ini sedang melihat engkau, apa yang yang kau buat untuk anak-isteri mereka yang ditinggalkan diatas tanah ini.

4. Kami mohon segera kau bertobat dan berubah, lalu kurangi mabuk-mabukan. Lebih baik kau keluar dari kelompok anak terminal.

5. Namamu sudah tercatat di dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa Papua bahwa engkau adalah benar-benar YUDAS PENGKHIANAT bangsamu.

6. Kami menghimbau segera dalam bulan ini engkau minta maaf kepada Rakyat Papua, baik di dalam maupun luar negeri lewat Surat Kabar pula sebelum terlambat dan menyesali kemudian karena kau sudah bunuh diri.

Otakmu itu penuh dengan Alkohol,
Hai Kayame Yance, Peminum Kaliber!

GO TO HELL WITH YOUR FRIEND SOEHARTO, JAKARTA - INDONESIA

PAPUA MERDEKA HARGA MATI!

Eduda - Enarotali, 23 Juli 2005

Ttd

Ben Kayame
------------
Catatn : Tanggapan ini sampai di Meja Redaksi Suara Papua Merdeka - SPMNews Online pada tanggal 29 Juli 2005 dan langsung di-upload ke Website ini. Bagi Rakyat Papua yang membaca tanggapan ini supaya menyebarluaskannya secepat mungkin. Akan lebih baik kalau tanggapan ini diberikan langsung ke tangan Yance Kayame, Ketua Komisi A DPR-Papua yang "Otak-nya Penuh Dengan Alkohol".

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece