Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi
Sejarah Papua Barat
Links
Buku/ Paper



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Sejarah Papua Barat

Pelantikan Panglima Baru OPM Markas Besar Perwomi Biak
By Kumeser
Jul 30, 2005, 13:38

 
WPnews- Biak, July 28, 2005, Pada hari para aktivis OPM yang dikenal dengan military mambruk of West Papua berkumpul di Biak Barat, Adadikam, Aktivis tersebut datang dari Biak, Yapen-Serui, Manokwari, Sorong dan Supiori untuk memperingati peristiwa 28 Juli 1965 Arfai- Manokwari. Acara peringatan itu sekaligus para aktivis OPM tersebut mengadakan rapat akbar dan sekaligus mengadakan pelatikan Panglima Baru pada Markas Besar Perwomi. Dalam pelantikan tersebut dikukukan Kabor Awom anak dari Alm. Koru Konsup untuk mengatikan posisi Panglima tersebut yang sempat kosong sejak bulan Januari akibat koru konsup meninggal dunia.

Dalam kesempatan itu pernyataan politik yang disampaikan oleh Panglima baru tersebut atas nama OPM/ Military Mambruk of West Papua adalah : Mengucapkan terima kasih kepada masyarakat International dan negara yang telah mendukung perjuangan panjang West Papua. Dan persoalan West Papua adalah persoalan Self Determination rights yang telah di aneksasi oleh Indonesia, Belanda, Amerika serikat dan didukung oleh PBB. Untuk itu perjuangan OPM adalah memperjuangankan Hak bangsa West Papua menjadi Negara merdeka dengan cara : Mendesak PBB untuk Meninjau kembali PEPERA 1969, UN memfasilitasi dialog International yang melibatkan Indonesia, Belanda, Amerika, Bangsa West Papua untuk mencari solusi persoalan West Papua, Perlu adanya referendum Ulang sesuai dengan standard dan norma PBB terhadap bangsa West Papua.

Disamping itu saat ini pihak TNI dan Polisi di Biak sedang mengadakan konsentrasi untuk mengikuti perkembangan peringatan tersebut di Biak Barat**(kum)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece