Update Terakhir: Aug 2nd, 2005 - 12:10:15
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Gerilya
Dukungan Dunia
Usaha Diplomasi
Dialog Politik
Demo/ Protes
Petisi/ Surat
Gugat Pepera 69
Penegakan Hukum
Kisah Perjuangan
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Gugat Pepera 69

PERNYATAAN SIKAP TPN/OPM MARKAS PERWOMI BIAK
By SPM Biak
Aug 2, 2005, 10:50

 
Untuk menanggapi persoalan West Papua yang saat ini maka pihak OPM Markas perwomi Biak menyatakan pers releasenya.

Biak SPMNews- Pers release yang disampaikan itu antara lain : Persoalan West papua itu bukan persoalan Otonomi khusus tetapi persoalan Self Determination rights. Dimana hak itu dimanipulasi oleh Indonesia. Dan Amerika mempunyai tanggung jawab dimana pada tahun 1962 telah memfasilitasi Indonesia, belanda dalam suatu perundingan international yang dikenal New York Agreement 1962 tentang persoalan West Papua.

Bangsa West Papua merupakan korban dari kepentingan perjanjian tersebut dimana bangsa West Papua tidak dilibatkan dalam perundingan tersebut.

Indonesia tidak melaksanakan pasal referendum secara baik sesuai dengan norma International.

Sejak tahun 1963 hingga pelaksanaan PEPERA 1969 rakyat West papua dibawah moncong Senjata penjajah Indonesia dipaksa dan dimanipulasi bergabung dengan Indonesia.

Bukti kuatnya adalah OPM dimana pada tahun 1965 hingga saat ini terus memprotes kependudukan Indonesia itu kepada International ( PBB) bahkan pada tahun 1965-hingga 1969 Bangsa West Papua mencul untuk memprotes keberadaan Indonesia di West Papua tidak sesuai dengan aturan main international itu.

Suara OPM tidak didengar oleh PBB sehingga PBB mengabaikan perjuangan HAM yang diperjuangakan OPM. Hingga saat ini OPM masih ada dan eksis. Sehingga persoalan West Papua itu adalah persoalan International sehingga Amerika mesti memainkan peranannya lagi untuk mereviuew pelaksanaan New Agreement 1962 itu.

Untuk itu menstinya adanya dialog International yang melibatkan Perwakilan West Papua, Belanda, Indonesia, Amerika dan bahkan PBB. Untuk mencari solusi persoalan self determination rights untuk Papua.

Untuk Otsus bukan merupakan pesoalan dasar politik bangsa West Papua.

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
UN Expert Says Action Needed to Prevent Genocide in Several African Countries
Interview du réalisateur Stéphane Breton
The hellish truth behind Papua's paradise
LAPORAN PERTEMUAN DI KANTOR PBB
Pemeriksaan Tersangka Bintang Kejora Dihentikan
Perang Terorisme
Dandrem Asiswanto: Prajurit TNI jangan takut HAM
Yance Demetouw Bantah Latih TPN/OPM
TPN/OPM Masih Perlu Diwaspadai
Warga Papua Mengaku Disiksa
Danrem: Untuk Pastikan Penembak Moses Douw Perlu Uji Balestik
Eko Terorisme
TEMUAN SPESIES BARU DI PAPUA MENDAPAT PERHATIAN DI AS
PAPUA DAN IRJA BARAT MILIKI 56 DAERAH KONSERVASI SDA
LIPI UMUMKAN SPESIES BARU DARI MEMBRAMO PAPUA
Wapres Inginkan Bagi Hasil Freeport 300%
Wamang Mengaku Menembak Dengan Senjata SS1 dan M16, Pelurunya Dibeli dari Jakarta Seharga Rp 6 Juta
Politik Indonesia
MRP Perlu Fasilitasi Rekonsiliasi Papua Soal Irjabar
Otsus di Luar Aceh dan Papua Ancaman bagi NKRI
Agus Alua: MRP Dilematis,Ibarat Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Singa
BAP Penembakan di Wagete Sudah Dilimpahkan ke Odmil
John Ibo: NKRI Adalah Awal dan Akhir
Editorial & Opini
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
2006: Tahun Papua dan Sulawesi Tengah
2006: Aceh Damai, Papua Cemas
2006, Suhu Politik di Papua Diprediksi Memanas!
Pemimpin Papua Barat, Belajarlah dari Evo Morales
Fokus Isu
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Pemerintah Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Timor Leste
Pelanggaran HAM Timor Leste RI Tak Direkomendasi ke Pengadilan Internasional
Xanana Akan Bawa Laporan Soal Kekejaman Indonesia ke PBB
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece