|
||||||
Update
Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
|
|
Ancaman/ Terror
Menjelang pelaksanaan aksi pengembalian otonomi khusus oleh DAP bersama rakyat Jumat 12/7 besok, sepanjang jalan di Sentani, Waena, Abepura, Kotaraja dan Jayapura pasukan gabungan TNI/POLRI telah melakukan gelar pasukan dengan mengendarai 3 buah panzer, 3 truck dari masing-masing kesatuan dan beberapa mobil patroli dan sepeda motor, lengkap dengan senjata api. Di Sentani dan Abe aksi gelar pasukan ini telah mengundang perhatian warga karena disertai dengan bunyi sirene dari mobil dan motor yang mereka kendarai. SPMNews mencoba berbincang dengan beberapa warga asli Papua yang kebetulan ada di pinggir jalan Kemiri Sentani persis di depan pertokoan / ATM Mandiri, mengenai aksi gelar pasukan ini dan mereka mengatakan bahwa kami heran kok beberapa hari ini terlihat ada kesan yang mereka (TNI/Polri red) bikin untuk kasih takut masyarakat biar besok trada yang pergi demo ka apa? Situasi dong bikin kaya mo perang saja, lalu kembali SPMNews bertanya lagi tentang apakah mereka tidak takut dan akan mengikuti aksi demo damai dalam pengembalian otsus besok di Lapangan Trikora, sekelompok orang tadi mengatakan bahwa, Kami tra takut besok kami tetap akan pigi demo. Donk kira kami takut dengan donk pu tank-tenk yang mereka pamer ini ka hahaha....begitu gelak tawa mereka yang sinis terhadap konvoi itu. Beberapa menit kemudian SPMNews ke ABE dan sesampainya disana aksi konvoi ini masih sempat berlangsung dan kami mencoba berbincang lagi dengan 3 orang mahasiswa Uncen dan mereka bertiga secara bergantian mengatakan bahwa Om itu soal biasa, kan besok DAP donk mo demo kaskembali otsus jadi dong ada teror masyarakat tuh, sementara temanya lagi mengatakan ini bisa kami katakan bahwa teror psykologis yang sengaja dibuat untuk menakut-nakuti rakyat katanya. Dari pantauan SPMNews bahwa hampir setiap jalan dan sudut kota terlihat anggota TNI dan POLRI berjaga-jaga lengkap dengan peralatan tempurnya (senjata api). Kondisi kota Numbay pada umumnya sampai berita ini diturunkan kegiatan warga masih berjalan normal. Warga terlihat tidak mau tau/ cuek dengan aksi gelar pasukan dan konvoi kendaraan tadi siang. Pengalihan perhatian Warga Proses pengalihan perhatian warga terhadap situasi politik yang semakin hari semakin panas di Papua ini, pihak Polres Sentani dan beberapa distrik lain di Numbay sedang melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, kegiatan-kegiatan ini berupa lomba sepak bola, sepeda santai tingkat TK/SD/SMP, dan barapen (bakar batu). Semua kegiatan akan diakhiri pada tanggal 15/7 dengan acara akhir Bakar batu bersama warga, sebelumnya disesuaikan dengan tanggal pengembalian Otsus yang ditetapkan DAP namun setelah rencana demo damai dimajukan dua hari lebih cepat oleh DAP terlihat para penyelenggara acara lomba dan barapen ini agak kecewa karena kecolongan/ merasa ditipu oleh DAP, Hal ini menjadi perbiacangan hangat saat ini di setiap rumah yang WPNews kunjungi.(hk) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|