Update Terakhir: Mar 8th, 2006 - 22:29:48
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Kekejaman Negara
Operasi Militer
Ancaman/ Terror
Militerisme
Kerjasama Militer
Terorisme Dunia
Mati Misterius
Kejahatan Milisi
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi



WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Operasi Militer

Operasi Mambruk 2005 Masih Berlaku
By Cepos - Sabtu,13 Agustus 2005
Aug 13, 2005, 10:18

 
JAYAPURA- Kekhawatiran terjadinya kerusuhan massa dalam aksi damai Dewan Adat Papua ke DPRP, Jumat (12/8) kemarin ternyata tak terbukti. Meski massa yang mengikuti kegiatan itu sungguh di luar perkiraan aparat, namun penyelenggaraannya yang berlangsung di beberapa daerah di Papua berlangsung tertib dan aman.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, aksi pengembalian Otsus ke pemerintah pusat melalui DPRP oleh DAP itu tak ada yang menimbulkan gesekan baik antar massa maupun dengan aparat keamanan. Nampaknya, masyarakat juga menyadari atas arti pentingnya sebuah perdamaian. " Secara umum dari laporan Kapolres-kapolres di daerah seperti di Manokwari, Biak dan tempat lain termasuk Kota Jayapura, semua berlangsung aman. Masyarakat juga melakukan aktifitas seperti biasa tak ada yang merasa terganggu. Ini membuktikan bahwa masyarakat kita makin sadar terhadap pentingnya keamanan bersama. Sehingga walapun tadi melibatkan pergerakan ribuan massa tapi bisa tertib," ungkap Kapolda Papua Irjen Pol Drs. D. Sumantyawan HS, SH saat dihubungi Cenderawasih Pos, tadi malam.(Jumat 12/8).

Kendati begitu, Kapolda menyatakan bukan berarti pihaknya lengah. Bahkan ia mengaku belum mencabut status siaga Operasi Mambruk 2005 yang memang dikhususkan untuk pengamaan kegiatan DAP. Pengamanan pasca kegiatan DAP masih terus berlangsung, namun kini dilakukan di setiap satuan wilayah sesuai perkembangan situasi dan kondisi.

" Operasi Mambruk tetap berjalan. Polri kan selalu dituntut untuk siap. Cuma kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kegiatan razia-razia tetap dilaksanakan seperti razia sajam, perjudian dan Narkoba. Ini sudah jadi tugas rutin," tambahnya.

Ia juga menyatakan terima kasihnya kepada masyarakat khusunya DAP yang telah bersama-sama menjaga komitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ia berharap hal itu tetap dijaga sebagai suatu komitmen yang dijalankan secara kontinyu dan konsisten.

" Kita semua kan mau lingkungan aman dan tertib dengan begitu semua kegiatan dan aktifitas masyarakat bisa berjalan. Jadi menjaga kamtibmas menjadi tanggungjawab kita bersama. Papua sebagai zona damai harus benar-benar diwujudnyatakan," ujarnya.

Sementara iu, terkait pengamanan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Kapolda menyatakan dirinya telah menginstruksikan ke semua Kapolres dan kapolresta di jajaran Polda Papua untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan. Walaupun tanpa harus melakukan show of force, namun lebih mengintensifkan kegiatan razia. " Ini untuk upaya preventif terhadap berbagai tindak kejahatan," ucapnya ramah.(sh)

© Copyright 2003-2005 by watchPAPUA

Top of Page Email this article 
Printer friendly page

 

     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece