|
||||||
Update
Terakhir: Aug 15th, 2005 - 10:23:52
|
|
Dialog Politik
Demikian salah satu dari lima poin yang dibacakan Sekretaris Bidang Pemerintahan Adat DAP, Fadal AL Hamid dalam konferesni pers tersebut. Aspirasi Pengembalian Otsus kepada pemerintah pusat melalui DPRP Papua, Jumat (12/8) oleh DAP, rupanya tidak hanya sampai disitu. Selain akan melakukan pemantauan bagaimana respon dan keseriusan dari pemerintah pusat terhadap pengembalian Otsus tersebut, dalam waktu yang tidak lama ini DAP juga akan merumuskan langkah-langkah yang efektif yang akan diambil sesuai beberapa poin yang telah disampaikan. Sekretarius Umum DAP, Leonard J Imbiri mengatakan, selain menunggu bagaimana respon dari pihak pemerintah pusat terhadap aspirasi pengembalian Otsus itu pihaknya juga akan mempersiapkan rumusan tentang langka efektif yang akan diambil terkait pengembalian Otsus tersebut. "Kami akan melihat sejauh mana respon dan kesungguhan dari pemerintah pusat terhadap pengembalian Otsus ini. Seperti beberapa poin yang kami sampaikan, maka kami akan terus memberikan pemantauan dan dalam jangka waktu yang tidak lama ini kami akan membuat suatu rumusan yang efektif menindaklanjuti apa yang telah disampaikan di DPRP," paparnya kepada wartawan para acara konferensi pers di Sekretariat DAP, Minggu (14/98) kemarin. Pada konferensi pers ini, Sekteraris Bidang Pemerintahan Adat DAP, Fadal Al Hamid membacakan lima 5 poin adanya aksi masyarakat adat Papua. Yang pertama, aksi masyarat Adat Papua yang berlangsung tanggal 12 Agustus 2005 adalah merupakan implementasi dari keputusan masyarakt adat dalam sidang III DAP di Manokwari tanggal 31 Januari - 4 Februari 2005. Kedua, aksi 12 Agustus dilakukan tanpa ada tendensi-tendensi politik untuk mengganjal seseorang dalam kepentingan Pilkada atau kepentingan konflik Papua dengan Irian Jaya Barat (IJB). Ketiga, harap semua pihak dapat membaca dan mempelajari komunike yang disampaikan dalam aksi tersebut sebagai suatu kesatuan yang utuh. Keempat, semua pihak menahan diri untuk tidak mengambil langkah sendiri-sendiri dan dengan melakukan manufer-manufer politik yang justru akan mengacuakan agenda masyarakat adat yang sudah tertuang dalam komunike. Kelima, DAP dalam beberapa hari kedepan akan merumuskan langka-langkah efektif untuk menindaklanjuti komunike adat masyarakat Papua yang telah disampaikan. Dalam kesempatan itu DAP juga menyampaikan ucapan terima kasih dengan terselenggaranya pengembalian Otsus tersebut, Jumat (12/8). Antara lain, kepada semua masyarakat adat yang terlibat dan menjaga aksi tersebut hingga berjalan dengan damai, pihak kepolian, pimpinan dan anggota DPRP, pimpinan dan jajaran TNI, pimpinan dan staf serta anggota dusun adat, solidaritas perempuan Papua dan aliansi perempuan Papua, mahasiswa dan pemuda, tokoh agama, media damn insan pers dan semua anak adat Papua. Sekadar diketahui, selaian Leonard J Imbiri dan Fadal Al Hamid ikut hadir dalam komferensi pers ini, Sekretaris DAP Perwakilan Asia, Andi Manobi dan Ketua Dewan Adat Mamta, Forkorus Yaboisembut, S.Pd. (ito) © Copyright 2003-2005 by watchPAPUA
|
|