Update Terakhir: Jan 8th, 2006 - 21:48:14
SPM Berandah 
Papua Merdeka
Perang Terorisme
Eko Terorisme
Politik Indonesia
Editorial & Opini
Fokus Isu
Publikasi
Sejarah Papua Barat
Links
Buku/ Paper


WPNews Versi Iinggris
Kabar VFWPA, Port Vila
Kirim Artikel Lewat Email
Baca Article di-Email
Kabar WPPRO Port Vila

Pilih/ Lihat Polling
Daftar/Lihat Buku Tamu


Alamat Surat:
euroPress Desk
c/o 54 Evora Park, Howth, Dublin,
Rep. of Ireland
     
Publikasi

Sejarah Papua Barat
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
Tulisan ini adalah terjemahan dari ringkasan berbahasa Inggris berjudul “Summary” terhadap buku yang ditulis dalam bahasa Belanda oleh Pieter J. Drooglever yang berjudul “Een daad van vrije keuze De Papoea’s van westelijk Nieuw-Guinea en de grenzen van het zelfbeschikkingsrecht” (November, 2005). Drooglever sendiri yang menulis ringkasan dalam bahasa Inggris itu (lihat halaman 31 dan seterusnya), dan diterjemahkan oleh Agus Sumule ke dalam Bahasa Indonesia. Terjemahan Bahasa Indonesia telah diperiksa dan disetujui oleh Drooglever.
Jan 8, 2006, 20:54

Buku/ Paper
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Kita patut bersyukur kepada Tuhan orang Papua Barat karena kini hadir lagi sebuah buku yang menceritakan permasalahan sosial dan politik di Tanah Papua Barat. Buku ini ditulis oleh seorang aktifis Mahasiswa Papua Barat yang kini sedang menyelesaikan studynya pada salah satu perguruan tinggi swasta di Jogjakarta.
Jan 3, 2006, 02:41

Sejarah Papua Barat
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
JAKARTA - Pada tanggal 15 Agustus 1962 bertempat di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, disepakati sebuah persetujuan antara pemerintah Indonesia dengan Belanda tentang penyelesaian masalah Irian Barat(kini Papua).
Nov 29, 2005, 16:22

Sejarah Papua Barat
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Membaca pemberitaan dari Kantor Berita Antara yang dilansir SKH Timika Pos, (16/11), berjudul ‘Masyarakat Sambut Hasil Survey Pepera 1969’ dan mendesak Profesor Drogleever di Belanda mengumumkan hasil penelitian sejarah integrasi Papua ke Indonesia pada 15 Novemver 2005 agar dapat diketahui dengan benar proses politik Pepera 36 tahun lalu itu.
Nov 26, 2005, 04:51

Sejarah Papua Barat
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”
JAKARTA—Penentuan pendapat rakyat (Pepera) 1969 suatu “manipulasi sejarah”. Demikian kesimpulan Prof P.J. Drooglever dalam Seminar “Act of Free Choice”, di Den Haag, 15 November 2005, dengan membedah buku berjudul “Daad van Vrije Keuze, de Papuans van Westelijk Nieuw Guinea, en de grenzen van het Zelfbeschichtings recht” (tindakan bebas memilih dari orang Papua di Nieuw Guinea Barat, dan batas-batas penentuan nasib sendiri).
Nov 22, 2005, 03:40

Buku/ Paper
Mereka Menyikapi Buku Pepera Dari Manokwari, Nabire, Jayapura
Diluncurkannya buku hasil penelitian soal Pepera disambut ‘hangat’. Berbagai daerah serentak melakukan aksi demo damai. Ini bisa jadi pemantik baru Papua lepas dari NKRI.
Nov 22, 2005, 02:52

Sejarah Papua Barat
PAPUA: Righting an old Wrong
There is always merit in setting the record straight, no matter how much time has passed. For the Indonesian province of Papua it has been a long and bloody 36-year wait. The Papuans have refused to accept the "Act of Free Choice" by which they supposedly voted to join Indonesia in 1969. A report commissioned by the Dutch Government, the former colonial ruler in Indonesia, unequivocally vindicates their stance.
Nov 19, 2005, 17:47

Sejarah Papua Barat
Dua Politisi Belanda Beda Pendapat Soal Sejarah Papua
Di Negeri Belanda, laporan Profesor Pieter Drooglever tentang Pepera di Papua tahun 1969 menyebabkan ketegangan politik antara Menteri Luar Negeri Ben Bot dengan pendahulunya, Jozias van Aartsen yang sekarang memimpin partai konservatif VVD. Menlu Bot menolak menerima laporan Profesor Drooglever, karena menurutnya laporan itu tidak ditugasksan oleh pemerintah tapi oleh parlemen Belanda de Tweede Kamer. Jozias van Aartsen membantahnya dan memandang penelitian itu sebagai penugasan pemerintah.
Nov 18, 2005, 13:44

Sejarah Papua Barat
Papuans give mixed reactions to Dutch study on 1969 vote
Papuan people gave mixed reactions on Thursday to a Dutch government-commissioned study that found the 1969 vote on their territory's incorporation into Indonesia to be a "sham".
Nov 18, 2005, 13:13

Sejarah Papua Barat
Press Release:Drooglever "An Act of Free Choice"
"Act of Free Choice" is a report written by dr. P.J. Drooglever about the former Dutch territory West New Guinea currently known as (West) Papua, the most eastern province of Indonesia .
Nov 17, 2005, 11:56

Sejarah Papua Barat
PERNYATAAN PERS Front PEPERA Papua Barat
Sehubungan dengan peluncuran buku karya Profesor P.J. Drooglever yang berjudul Een Daad van Vrije Keuz: De Papoea’s van westelijk Nieuw-Guinea en de grenzen van het zelfbeschikkingsrecht (Amsterdam, Uitgeverij Boom, 2005) pada tanggal 15 November 2005 di Den Haag, Belanda, kami rakyat bangsa Papua Barat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sri Baginda Ratu, Pemerintah dan Parlemen Kerajaan Belanda yang sesudah hampir 40 tahun berdiam diri akhirnya bersedia memberikan penugasan kepada Profesor P.J. Drooglever untuk meneliti tentang apa yang terjadi di masa lalu, khususnya menyangkut hak-hak politik bangsa Papua.

Nov 16, 2005, 09:00

Sejarah Papua Barat
Front Pepera Sambut Buku Drooglever
JAYAPURA - Peluncuran buku hasil penelitian Prof P.J. Drooglever tentang hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) Papua 1 Mei 1969 di Amsterdam, Uitgeverij Boom, Den Haag, Selasa (15/11) kemarin, disambut sukacita segenap masyarakat Papua yang tergabung dalam Frot Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat (Font Pepera Papua Barat).
Nov 16, 2005, 07:14

Sejarah Papua Barat
Pemimpin Agama Keluarkan Seruan
Sementara itu para pemimpin agama di Papua ini berpendapat bahwa Institut Kesejarahan Belanda perlu memberikan penjelasan ringkas dan jelas kepada masyarakat Papua mengenai inti penelitiannya agar masyarakat memiliki pegangan informasi langsung dari pihak yang mengadakan penelitian sehingga tidak diombang-ambingkan oleh tafsiran yang akan muncul dari berbagai pihak.
Nov 15, 2005, 21:47

Sejarah Papua Barat
Hasil Survey Pepera Tak Bisa Ditafsirkan Sepihak
JAYAPURA-Peluncuran buku hasil penelitian Prof. P.J Drooglever tentang hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) Papua tanggal 1 Mei 1969 di Amsterdam, Uitgeverij Boom, Den Haag, Selasa (15/11) kemarin tidak bisa ditafsirkan secara sepihak, karena itu merupakan kajian ilmiah oleh kalangan akademis yang perlu disikapi secara dewasa.
Nov 15, 2005, 21:44

Sejarah Papua Barat
HASIL PENELITIAN SEJARAH PAPUA
Pepera, Penentuan Pendapat Rakyat Papua pada tahun 1969 adalah sebuah "kasus yang dimanipulasi." Demikian kesimpulan laporan Prof. Pieter Drooglever berjudul Een Daad van Vrije Keuze atau "Tindakan Bebas Memilih" yang diluncurkan Selasa (15/11) di Den Haag. Penelitian ini dimulai tahun 2000 atas perintah Menteri Luar Negeri saat itu, Jozias van Aartsen.
Nov 15, 2005, 20:51



      More Headlines
     
Latest Headlines
Papua Merdeka
LAPORKAN HASIL KONGRES NASIONAL I TPN-PB CREW SPMNews DIPECAT
SANGKUR YIKWA BUKAN ANGGOTA TPN/OPM
Polisi Usut Perusakan Monumen Mandala
Press Release Front Pepera PB : Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan James Bob Moffet Segera Tutup PT Freeport Indonesia!
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Perang Terorisme
Senator AS Pertanyakan Keamanan Warga Papua
Terdakwa Kasus Wagete Dituntut 5 Bulan Penjara
Demo FRPAM ke DPRP Nyaris Ricuh
KUTUKAN KP- AMP ATAS INSIDEN FREEPORT DI TIMIKA PAPUA BARAT
Ruben Edoway Bantah Pernyataan GT Situmorang
Eko Terorisme
Desak, Renegosiasi Kontrak Kerja Freeport
AKSI TUJUH ELEMEN PERGERAKAN MHS DAN PRODEM TUNTUT TOLAK TDL DAN TUTUP FREEPORT
PERNYATAAN SIKAP TUJUH SUKU DI PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
MRP Turunkan Tim untuk Temui Tujuh Suku
SERUAN AKSI DI TIMIKA PAPUA BARAT
Politik Indonesia
Pro-Kontra Irjabar: MRP Menyimpang dari Komitmen
Penyelesaian Politik Papua Harus Sesuai UU Otsus
Empat Kabupaten Tetap Tolak Pilkada Irjabar
Menhan: Masalah Papua Persoalan Multidimensional
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
Editorial & Opini
KAPAN PAPUA MERDEKA?
PAPUA DIANTARA KONFLIK KEPENTINGAN DAN GENOCIDE
PT Freeport-Rio Tinto: Lambang Kejahatan Kemanusiaan atas Papua Barat
PESAN BURUK DARI PAPUA
SURAT DARI OPM MALMO KEPADA JHON IBO DI TANAH PAPUA BARAT
Fokus Isu
ALLAH PAPUA BUKAN BERAGAMA TETAPI KOMUNIS
Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH
Islam, Otonomi dan Papua Merdeka
RUU PA Dinilai Bahayakan NKRI
Gus Dur: Negara Kita Sudah Jadi Tertawaan Orang
Publikasi
TERJEMAHAN SINGKAT BUKU P. J DROOGLEVER
BUKU BARU: BERBURU KEADILAN DI PAPUA
Laporan Khusus: Luka Setelah Pepera
Buku Drogleever Sebatas Kebutuhan Akademis ?
Temuan Prof Drooglever: Pepera 1969, Satu ”Manipulasi Sejarah”


Content Management System

   2003-2005 watchPAPUA. All rights reserved. WPNews Group of the Diary of Online Papua Mouthpiece
Powered by Powweb