From 
Kebijakan Penjajah
SURAT KEPADA REKTOR UNCEN DI JAYAPURA PAPUA BARAT
By Erwin Bleskadit ( erwinbleskadit@yahoo.com.au )
Nov 25, 2005, 00:03
Dear Mr Berth Kambuaya.
Saya merasa senang karena dengan adanya UNCEN orang Papua tidak lagi ketinggalan dari daerah lain yang ada di indonesia. saya dalam hal ini merasa bahwa Mr Berth Kambuaya harus banyak belajar dari sejarah Papua mengapa UNCEN harus di bangun di tanah Papua dan alasan apa UNCEN ada ? ini adalah suatu pertanyaan besar harus kita semua mengerti, terutama buat Mr Bert Kambuaya.
Saya kira ini sesuatu yang sangat baru di dunia kampus dan belum pernah terjadi dunia ini. Saya belajar selama tiga tahun di uncen dan sekarang ini belajar di melbourne baru kali ini seorang rektor bisa melarang mahasiswa untuk melakukan atau berbicara kebenaran untuk kepentingan masyarakat bisa dilarang dan di beri sanksi lagi.
Ternyata ini menandakan bahwa Mr Bert kambuaya harus banyak belajar dari tokoh tokoh seperti Nelson Mandela bagaiman dia tinggal didalam pejara selama 27 tahun untuk demi menbelah rakyatnya dari tindakan orang kulit putih ataukah Mahatma Gandhi yang pergi belajar di America dan kembali untuk berjuang rakyat Hindia mereka mereak ini adalah hasil ciptaan dari lingkingan kampus , pernahkah Mr Bert mendengar tentang tragedi Trisakti itu, bagaimana mahasiswa berperang penting dalam menbelah hak hak masyarakat indonesia.
Waktu saya masih kecil di kota sorong ,saya selalu mendengar berita bahwa kakak dari melakukkan demontrasi untuk berbicara demi kepentingan rakyat papua,dan saya punya kerinduan yang sangat besar sekali untuk bagaimana bisa berbicara tentang kepentingan rakyat papua atau stand up together with all my brother around West Papuan or around uncen.
Saya merasa bahwa ini adalah suatu tindakan menindas atau praktec dictator yang sedang di mainkan ?kalau lihat ternyata betul juga ini tindakan dictator yang sedang dimainkan oleh Mr Bert Kambuaya, Apakah anda mau seperti Hitler or Soeharto,cukup sudah indonesia menindas kita jangan kita menindas kita rakyat kita sendiri, cukup sidah rakyat di Wamena, Sorong,Paniai, Manokwari,Fak Fak,Jayapura,Biak, Serui,Merauke dan tempat lain yang saya tidak sebutkan.
Uncen itu adakah tempat dimana student menkaji apakah saya yang menjadi keresahaan masyarakat bukan saja pergi belajar pulang tetapi mereka berkembang dalam segi apa saja.
Semoga Tuhan membri kesehatan yang untuk memimpin.
________________
ERWIN BLESKADIT
Mahasiswa di Melbourne Australia
© Copyright 2003-2005 by WatchPAPUA
|