From 
Ancaman/ Terror
Merasa Diintimidasi, Mahasiswa Papua Lapor ke Polda Sulsel
By Gunawan Mashar - detikcom
Aug 16, 2005, 01:50
Makassar - Merasa diintimidasi oleh oknum polisi, mahasiswa Papua yang sedang berada di Sulsel mengadu ke Polda Sulsel. Hal ini terkait dengan suhu politk yang memanas di Papua sehubungan dengan keinginan untuk merdeka.
Sejak suhu politik di Papua kian menghangat, asrama mahasiswa asal Papua yang berada di Jl Lanto Daeng Pasewang, Makassar, tiba-tiba sering didatangi oleh orang yang mengaku dari aparat kepolisian. Kedatangannya untuk melakukam pendataan terhadap mahasiswa Papua yang berada di Makassar.
"Kedatangan mereka membuat kami merasa terancam. Karena selama ini kami netral, tidak terkait dan tidak tahu menahu dengan apa yang terjadi di Papua. Kami di sini (Makassar) hanya untuk belajar saja," ujar Buktar, salah seorang mahasiswa Papua.
Merasa diintimidasi dengan aparat yang mengaku dari kepolisian ini, para mahasiswa melapor ke Polda Sulsel, pada Jum'at lalu (12/8/2005).
Dialog antara mahasiswa Papua dengan Polda Sulsel lalu digelar Senin ini (15/08/2005). Awalnya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Saleh Saaf berencana hadir dalam dialog ini, namun kemudian hanya diwakili oleh Direktur Intel dan Keamanan Polda Sulsel Kombes Suparni Parto Setiono.
"Saya tekankan, tidak pernah ada perintah pendataan mahasiswa Papua," ujar Suparni ketika berbicara di depan para mahasiswa Papua.
Suparni berjanji akan mencari tahu kebenarannya jikalau memang ada anak buahnya yang melakukan hal ini.
Kendati demikian, Suparni juga meduga ada kesalahpahaman dengan anggota yang bertugas di lapangan jikalau hal ini memang terjadi. "Kalau memang ada, ini hanya diskomunikasi saja," dalihnya. (nrl)
© Copyright 2003-2005 by WatchPAPUA
|