Akibat banjir yang merendam sejumlah rumah milik warga ini, membuat pemilik rumah kelimpungan menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka. Sedangkan beberapa tempat usaha terpaksa menutup tempat usahanya sementara, menuggu sampai air surut.
Diduga, selain karena hujan deras yang terus mengguyur, saluran pembuangan yang tidak memadai dinilai sebagai pemicu terjadi banjir di beberapa lokasi tersebut.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, Jumat (18/1), dari rumah-rumah yang
terendam air ada 5 rumah yang cukup parah yaitu yang berada di
sepanjang jalur jalan sebelah kiri ruas jalan arah Sentani - Hawai,
tepatnya setelah lampu merah, pasar lama, depan Toko Alfa Omega, Sentani
Dari pengakuan sejumlah warga, banjir yang terjadi di lokasi mereka
sudah dialami untuk kali kedua. Dimana sebelumnya pernah terjadi Maret
2007 lalu. Dari dugaan sementara kalau aliran pembuangan milik warga
yang tinggal belakan perumahan tersebut menjadi tersumbat, sehingga
merendam perumahan tersebut.
Menurut seorang warga bernama Sukamto yang merupakan karyawan UD Rahma Jaya, sebelumnya hal ini telah disampaikan kepada pihak yang berwenang, "Sudah kami sampaikan keluhan ini kepada yang berwenang tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan," kata Sukamto.
Karena seringnya terendam aktifitas pada kios dan tempat-tempat usaha tersebut sering tidak berjalan dengan baik. Tempat-tempat usaha tersebut antara lain, Kios Pare Indah setinggi 10-15 cm, Ari Art, sebuah Kios, bengkel Indra Jaya, UD Rahma Jaya dan sebuah rumah yang telah ditinggalkan pemiliknya karena tinggi airnya hampir sama tinggi dengan jalan raya.
Pihak terkait dan yang berwenang diharapkan dapat melihat hal tersebut, "Kami bukan meminta dalam bentuk bantuan, tetapi karena keseringan, jika bisa, tolong dibangun sebuah saluran pembungan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," lanjut Sukamto. (cr-146)