POLISI TERNJUKAN LAGI PASUKAN KE LOKASI PERANG ANTARSUKU

Kategori: Pembangunan
Oleh Metrotvnews.com
Oct 19, 2007 - 12:59:35 AM

Metrotvnews.com, Mimika: Perang antarsuku di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua yang terjadi sejak Senin silam telah menewaskan delapan orang. Hingga hari keempat ini, Kamis (18/10), perang belum ada tanda-tanda akan berhenti. Untuk mengamankan situasi, polisi saat ini menurunkan kembali 90 personel untuk mendukung 120 personel gabungan dari pasukan Pengendali Massa (Dalmas) dan Brigade Mobil yang telah berada di lokasi.

Hingga hari keempat ini, perang sudah menelan delapan korban jiwa. Satu korban berasal dari Kampung Banti bernama Waki Magai, sedangkan tiga korban tewas dari Kampung Kimbeli adalah Herianus Kogoya, Kerina Kula dan Korinus Waker.

Pihak-pihak yang terlibat dalam perang suku ini adalah Suku Amungmue yang berdomisili di Kampung Banti. Mereka melawan gabungan Suku Dani dan Damal yang bermukim di Kampung Kimberli. Hingga tadi sore waktu setempat, dua kelompok yang bertikai masih saling serang. Mereka menggunakan berbagai jenis senjata tradidisional, seperti panah, parang dan batu-batuan.

Bentrokan antara warga dua kampung ini berawal dari perselisihan pendapat seputar pemakaman Fred Magai yang ditemukan tewas di pagar PT Freeport Indonesia. Fred Magai diduga mabuk berat dan terjatuh dari pagar Freeport. Namun, warga Kampung Banti menduga Fred tewas akibat dianiaya petugas keamanan Freeport.(DEN)




Komentar Pembaca