MERAUKE- Masyarakat Merauke yang ingin membeli dan mengkonsumsi pentolan yang berukuran lebih kecil untuk lebih berhati-hati. Sebab, diduga pentolan ukuran kecil tersebut kebanyakan dicampur dengan Nitrit, suatu zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan bila dikonsumsi secara terus menerus.
Tentang penggunaan zat Nitrit pada pentolan ukuran kecil tersebut disampaikan Kabid Penanganan Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merauke Drs Kaimuddin, Apt, kepada Cenderawasih Pos, baru-baru ini. ‘’ Pentolan bakso yang kita temukan mengandung Nitrit itu adalah bakso-bakso yang bukan berasal dari industri rumah tangga yang kita bina selama ini,’’ jelas Kaimuddin.
Menurut Kaimuddin, produk makanan yang banyak mengandung Nitrit sangat berbahaya dan mematikan karena dapat merusak ginjal. ‘’Kalau dalam jumlah yang banyak dapat mamatikan karena dapat merusak ginjal,’’ terangnya.
Nitrit itu sendiri digunakan agar bahan makanan yang akan diproduksi bisa kenyal dan tahan lama. ‘’Nitrit dalam jumlah kecil dapat diijinkan untuk produk makanan kalengan home industri, tapi itu melalui pengawasan. Kalau jumlahnya sudah diluar kewajaran atau terlalu banyak dapat merusak kesehatan,’’ urainya.
Disinggung langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan terkait penggunaan Nitrit tersebut, Kaimuddin mengungkapkan, pihaknya memberikan peringatan kepada para pembuat pentolan yang tidak memiliki izin sertifikat home industri rumah tangga untuk tidak memproduksinya lagi.
Dikatakan, setiap produk makanan