JAYAPURA-Tumpukan sampah di atas (gunung) dekat kompleks Perumnas IV, Kelurahan Hedam, Distrik Heram, mulai dikeluhkan warga setempat. Pasalnya mengeluarkan bau tak sedap, sampah tersebut juga mengundang lalat yang cukup banyak.
Sekretaris BP2K Kelurahan Hedam, Drs Joko Sriyanto, Ketua RT 02 RW IX, Kelurahan Hedam, Mansur Daeng Sila dan beberapa warga lainnya ketika ditemui di lokasi sampah itu mengatakan, tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu warga, pasalnya selain mengelaurkan bau tak sedap, juga mengundang lalat yang cukup banyak bahkan lalat itu sudah menyebar ke rumah warga. "Dulu tidak seperti ini, udara masih sejuk dan segar, tapi sekarang bau tak sedap sudah menjadi santapan warga sehari-hari,"kata Sriyanto.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Hedam, Max M. Olua, S.Sos sangat menyesalkan tentang adanya tumpukan sampah tersebut. "Bila sampah ini dibiarkan terus menerus, maka makin membahayakan kesehatan masyarakat dan tentunya dampaknya sangat besar,"ujarnya kepada Cenderawasih Pos di lokasi sampah, Kamis, (11/10).
Terkait dengan itu, untuk mengantisipasi dampak buruk dengan tumpukan sampah tersebut, dirinya telah mengambil beberapa tindakan, diantaranya, mengumpulkan Ketua RT/RW untuk menyepakati dan mengedarkan himbauan baik secara tertulis maupun lisan kepada warga tentang pelarangan keras membuang sampah di tempat tersebut.
Bila kedapatan, maka warga tersebut akan dikenakan sanksi yang tegas, sesuai kesepakatan hasil rapat yang telah disepakati itu. Hal kedua, pihaknya melalalui beberapa orang melakukan pantauan dan pengawasan pada lokasi tersebut guna menegur warga yang membuang sampah di lokasi itu, sebab, menurut pengamatan pihaknya, banyak warga di luar Perumnas IV yang membuang sampah di tempat itu.
"Banyak warga yang dari luar membuang sampah di atas pemukiman Perumnas IV ini. Dan mereka datang membuangnya dengan menggunakan mobil," kata salah seorang warga. Sekadar diketahui, untuk mencegah dampak yang besar, beberapa warga setempat melakukan pembersihan dan membakar sampah itu.(nls).