JAYAPURA- Sabtu (13/10), atau hari pertama Lebaran, Kota Jayapura dan sekitarnya digoncang gempa bumi. Kendati berlangsung singkat, gempa yang terjadi pada malam hari itu, sempat membuat panik warga Kota Jayapura.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Klas 1 Biak, Bambang Hermanto, Ah.MG ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos mengungkapkan bahwa Gempa Magma yang berlangsung sekitar pukul 20.16.01 WIB atau 22.16.01 WIT dan berkekuatan 5,1 pada Skala Richter itu terjadi di lokasi 2.69 Lintang Selatan - 140.59 Bujur Timur atau 22 kilometer sebelah Barat Daya Jayapura, Papua pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.
Kendati hanya berlangsung beberapa detik lamanya, namun gempa tersebut sempat membuat panik warga Kota Jayapura dan sekitarnya. Sebagian besar warga berhamburan keluar rumah karena gempa yang dirasakan cukup keras, meski begitu kepanikan warga itu tak berlangsung lama karena setelah itu gempa berhenti dan suasana kembali tenang.
Bambang juga menginformasikan, selain terjadi di Jayapura pada hari yang sama, satu jam kemudian sekitar pukul 21.01.50 WIB atau jam 23.01.50 WIT juga terjadi gempa di lokasi 1.89 Lintang Selatan-99.33 Bujur Timur atau 150 kilometer Barat Daya Painan, Sumatera Barat di kedalaman yang sama 10 kilometer di bawah permukaan laut dengan kekuatan sedikit lebih besar dari Jayapura yakni sekitar 5,3 pada Skala Richter .
Tak hanya itu lanjut Bambang, keesokan harinya, menurut catatan Stasiun Meteorologi Klas 1 Biak, sekitar pukul 18.02.58 WIB atau 19.02.58 WIT juga terjadi gempa di Lokasi 0.67 Lintang Utara-98.38 Bujur Timur atau 110 kilometer Tenggara Gunung Sitoli Sumatera Utara pada kedalaman 30 kilometer di bawah permukaan laut. "Jadi menurut catatan kami sejak 13 Oktober sampai 14 Oktober akhir pekan kemarin setidaknya terjadi gempa bumi sebanyak 3 kali, salah satunya di Papua Jayapura," katanya.
Hanya saja, gempa yang terjadi di Gunung Sitoli ini kekuatannya sedikit lebih besar dari gempa yang terjadi di Jayapura yakni sekitar 5,4 pada skala richter.
Kendati begitu, semua gempa yang terjadi di tiga tempat itu tidak membuat kerusakan sedikitpun, sebab kekuatannya juga relatif rendah. Karena itu, diharapkan masyarakat juga tidak perlu panik.(ta)