RNZI Posted at 23:28 on 03 March, 2008 UTC
Seorang akademisi Australia mengatakan seruan Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk Jakarta menyelenggarakan referendum tentang Otonomi Khusus merupakan sebuah peralihan langkah yang berarti dalam memomentun isu Papua.
Ketua MRP Agus Alua kini ada di Jakarta untuk menyerukan kepada Presiden Indonesia untuk menyelenggarakan sebuah dialog terbuka tentang Papua.
Kunjungan ini bersamaan dengan demonstrasi kemarin paling tidak di 7 kota utama di Provinsi Papua menyerukan referendum atas Otonomi Khusus.
The School of International and Political Studies di Deakin University, kata Damien
Kingsbury, katakan keterlibatan MRP itu sangat penting.
"Untuk MRP terlibat dalam hal ini bisa berarti mereka sedang mengakui bahwa mereka sedang kehilangan gagasan politik dan bahwa mereka harus menyulap apa yang hilang di bawah karena mereka melihat arah dari peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi, atau mereka secara tulus percaya bahwa ini merupakan langkah penting dan saya kira ada unsur keduanya dalam hal ini. Dalam hal itu, saya pikir perlu dipikirkan kembali unsur kebulatan suara akan perlunya hubungan antara Papua Barat dan Jakarta.."Damien Kingsbury.
Akademisi Australia katakan ada pengalihan utama dalam Papua
Ketua MRP Agus Alua kini ada di Jakarta