" Kami tidak mau rakyat Papua hanya dijadikan objek dari Otsus itu. Sementara dana Otsus itu yang menikmati hanya kalangan pejabat saja. Percuma Otsus ada, tapi rakyatnya menderita. Karena itu kami menuntut agar Otsus di Tanah Papua dikembali ke pusat," ujarnya penuh bersemangat.
Setelah melakukan orasi sekitar 2 jam, selanjutnya pukul 12.30 WIT para pendemo melanjutkan aksinya kekantor gubernur dok II. Selama berorasi, para pendemo mendapat pengamanan dari aparat Polsekta yang diback up 1 pleton Dalmas Polresta Jayapura.
Sebelum aksi demo dilakukan, AKBP Robert Djonso, SH melalui Kaposekta Abepura, AKP Dominggus Rumaropen, S.sos menyampaikan kepada pendemo agar dalam melakukan aksinya tidak melakukan tindakan anarkis dan merusak fasilitas-fasilitas pemerintah maupun swasta.
"Silahkan melakukan aksi demo tapi harus bisa mengontrol diri untuk tidak melakukan tindakan anarkis, apalagi sampai merusak fasilitas pemerintah maupun swasta,"ungkap Kapolsek Abepura kepada pendemo di lokasi demo.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lapangan, setelah pendemo mendapatkan arahan, maka aksi demo tersebut dilanjutkan. Setelah melakukan orasinya selama satu setengah jam, para pendemo beranjak menuju kantor Gubernur Provinsi Papua untuk menyampaikan aspirasinya dengan menaiki 3 truk yang telah disediakan.(fud/mud/nal)
Nilai Otsus Gagal,Tuntut Dialog Internasional
Kategori:
Gugat Otsus,
Demo & Protes,
Otonomi Khusus
Oleh Koteka Webmaster
Apr 1, 2008 - 8:43:19 AM
Halaman ke: 1 2 3
Oleh Koteka Webmaster
Apr 1, 2008 - 8:43:19 AM
Halaman ke: 1 2 3
Massa Sempat Kecewa Tak Bisa Ketemu Gubernur Sphere: Related Content