[Melanesia SPMNews] Menanggapi kleim bahwa para penggagas dan pendukung
Pembentukan Provinsi Papua Tengah yang diukung Tokoh Papua-Indonesia
(Papindo) dari Pegunungan Tengah Papua, telah mendapatkan Surat
Dukungan dari Kantor WPPRO di Port Vila, Republik Vanuatu, yang
mewakili semua orang Papua di luar negeri, maka Jubir DeMMAK untuk
Masyarakat Internasional menolak keterlibatan dalam Surat-Menyurat dan
Dukung-Mendukung dimaksud dengan alasan adat, politis, dan hukum
menurut versi bangsa Papua dan menurut prinsip invansi dan pendudukan
NKRI di Papua Barat.
Surat berisi dua halaman dimaksud ditandantangani Sem Karoba, ditujukan
kepada Tokoh dan Masyarakat Adat Koteka; Pemerintah Neokoloni Republik
Indonesia; dan bersama Publik di Papua Barat.
Topik surat dimaksud adalah "TIDAK ADA HUBUNGAN SEBAB-AKIBAT DARI SISI HUKUM ADAT, HAK KEWARGA-NEGARAAN, POLITIK, ATAUPUN HUKUM DALAM HAL DUKUNG-MENDUKUNG ANTARA KAUM PAPINDO PENDUKUNG PEMEKARAN PROVINSI PAPUA TENGAH ALA PENGUASA NEOKOLONI INDONESIA DENGAN PRIBADI, ELEMEN ATAUPUN KANTOR PERJUANGAN ASPIRASI BANGSA PAPUA DI PORT VILA, VANUATU"
Silahkan Click Lampiran untuk membaca Surat bertanggal 22 Februari 2008 dimaksud.
Surat Pernyatan Jubir DeMMAK untuk Masyarkat Internasional
Tentang Dukungan Kantor WPPRO Port VIla Terhadap Pembentukan Provinisi Papua Tengah
- Click untuk download file terlampir:
- Partition.pdf
- Partition.htm