Artikel dari  icon

Pemulangan segera orang Papua Barat

Diposkan di: Pengungsi, Politik Regional
Oleh The National, PNG
Jan 4, 2008 - 1:17:03 AM
Cetak Halaman ini
Dari PNG dan Selurh Dunia: Mau Dibunuh? Departemen Pemerintah Indonesia sementara ini sedang melakukan  berbagai hal secara komprehensiv untuk melakukan pemulangan orang  Papua Barat di Luar Negeri termasuk yang ada di Papua New Guinea,  Dubes Indonesia Bom Seorjanto katakan kemarin.

Mr. Soerjanto selanjutnya meminta semua orang Papua Barat yang tertarik  dengan pemulangan mereka kembali ke provinsi Papua agar bersama  sambil menunggu program ini dilaksanakan.

Ia katakan kantor kepresidenan Indonesia akan mengeluarkan instruksi  tentang pemulangan ini segera.

Ia membuat pernyataan serupa pada malam Tahun Baru menanggapi  pertanyaan yang diajukan dalam hal kemajuan pelaksanaan repatriasi  dimaksud.

Dilaporkan dalam media bahwa repatriasi (pemulangan) akan terjadi bulan  lalu.

Tetapi Mr. Soerjanto katakan bahwa hal ini merupakan proses yang panjang.

Katanya program repatriasi bukanlah isu baru dan telah dibahas sejak  pertengahan tahun lalu.

"Sekarang status terakhir adalah bahwa kementerian kesejahteraan sosial  dan departemen pemerintah sedang mengerjakan program yang  komprehensiv," kata Soerjanto. Dia tambahkan bahwa program ini sebuah  program kemanusiaan sehingga perlu waktu proses dan perlu direncanakan  baik.

"BAnyak departemen dan lembaga bertanggungjawab dan terlibat, termasuk  pemerintah provinsi Papua, khususnya program penampungan sementara,  status naturalisasi, pelatihan dan pendidikan," katanya.

Mr Soerjanto tambahkan bahwa Pemerintah PNG begitu mendukung  program pemulangan ini.

Baru-baru ini, Pasicif Magazine melaporkan bahwa Perdana Menteri Sir  Michael Somare telah meminta presiden Indonesia Susilo Bambang  Yudhoyono pada konferensi perubahan iklim di Bali untuk mengizinkan  orang Papua (red - dari Timur dan Barat New Guinea) dibebaskan untuk  berjalan secara bebas antara Papua New Guinea dan Indonesia.

© Copyright 2008 by PAPUAPost.com