Polisi PNG kemungkinan akan Menggusur Pencari Suaka Papua Barat

Kategori: Pengungsi, Melanesia Roundup
Oleh Radio Australia
Jan 4, 2008 - 1:23:24 AM

Di Mana Melanesia? Mengapa ini Bisa Terjadi?
Radio Australia 03 Januari 2008, Terjemahan SPMNews Crew

Catatan SPMNews:
Orang yang menamakan dirinya dari Papua Barat telah membunuh seorang hakim senior dari wilayah Hagen (Wamena PNG). Proses hukum masih berlanjut, tetapi terlihat lamban. Orang PNG mengalami kesulitan mau salahkan siapa. Kita perlu dukung agar pembunuhan di negeri orang seperti ini tidak terjadi, dan juga nasib orang Papua Barat tidak terlantar. Yang jelas, secara hukum adat, orang Papua Barat sudah salah besar: Sudah mengungsi minta bantuan, baru pergi bunuh tuan tanah di sana lagi!


Polisi di  Papua New Guinea telah mengancam akan mengusir sekelompok pencari suaka dari provinsi Papua Barat Indonesia yang sudah hidup di Pos Polisi Boroko sejak Oktober tahun lalu.

The Post Courier melaporkan kesabaran polisi sedang habis karena mereka lama menunggu Pemerintah untuk datang membantu para pengungsi dimaksud.

Superintendent Kepolisian Metro, Fred Yayasa, katakan jikalau tak ada apa-apa yang dilakukan, dia akan membawa mereka ke kantor Komisi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR)  atau Kementerian Luar Negeri dan tinggalkan mereka di sana saja.

Katanya 141 orang Papua Barat telah berpindah ke Kantor Polisi menyusul kematian Iva Cappo -- hakim senior -- yang dituduh dibunuh oleh salah satu dari para pengungsi itu.




Komentar Pembaca