Penyakit
infeksi akibat ulah Rhino-virus itu ditandai munculnya batuk dan pilek.
Biasanya, flu akan sembuh sendiri (self limiting disease) setelah 1-2 minggu.
Meski begitu, flu jangan dibiarkan. Sebab, kesehatan tubuh akan ikut terganggu.
Sebisanya penyakit tersebut dieliminasi secepatnya. Untuk itu, obat-obatan kimia
memang bisa membantu. Namun, kalau ingin lebih natural, manfaatkan obat
herbal.
Menurut dr H Arijanto Jonosewojo SpPD dari Poliklinik Obat
Tradisional Indonesia (OTI) RSU dr Soetomo Surabaya, obat-obatan kimia memang
akan mengurangi gejala flu lebih cepat. Tapi, karena hanya mengurangi, begitu
efek obat hilang, gejala flu bisa muncul kembali.
"Lain halnya bila
memanfaatkan tanaman obat," ujar Arijanto.
Tanaman obat merangsang sistem
imun dan memberi kekuatan tubuh untuk melawan virus influenza. Maka, flu bakal
lebih cepat sembuh jika diobati dengan obat herbal. Di samping itu, efek samping
penggunaan obat herbal lebih ringan. Meskipun jarang, pada beberapa orang, obat
herbal juga bisa menyebabkan reaksi alergi.
Nah, pemanfaatan herbal
sebagai perangsang sistem imun itu bisa melalui berbagai cara. Salah satunya,
mengolahnya menjadi minuman hangat. Jenis herbal yang bisa diolah, antara lain,
jahe, serai, laos, beras kencur, atau cabai puyang. "Minuman herbal memang
sebaiknya dikonsumsi hangat supaya lebih mudah diserap tubuh," ungkap spesialis
penyakit dalam tersebut.
Membuat minuman dari bahan-bahan alam itu mudah
saja. Untuk membuat wedang jahe dan serai, misalnya. Kedua bahan tersebut cukup
di-keprak (tumbuk kasar), lalu tuangi air mendidih. "Jangan direbus. Kandungan
bahan bermanfaatnya bisa menguap," jelas Rahma P.F., asisten Apoteker Poliklinik
OTI. Jahe dan serai bisa dibuat minuman secara terpisah, tapi bisa juga
dipadukan.
Membuat beras kencur juga tidak rumit. Beras yang sudah
direndam semalaman ditumbuk halus bersama kencur. Nah, air sarinya disaring,
kemudian direbus. Supaya wedang semakin berasa segar, selain menggunakan
bahan-bahan utama, boleh juga ditambahkan bahan adiksi. Tambahan itu bisa berupa
gula (baik gula putih maupun gula merah), kayu manis (untuk memberi aroma
wangi), atau garam. "Garam memberi rasa gurih," timpal Djarot Sudiro, ahli
tumbuhan obat dari Poliklinik OTI.
Selain tanaman tersebut, bahan minuman
yang sudah umum digunakan, seperti teh, kopi, atau cokelat, bermanfaat untuk
meredakan flu. "Ketiga bahan tersebut mengandung analog xanthin yang membuat
rongga hidung tidak mampet," katanya. Dalam sehari, ketiga minuman tersebut bisa
dikonsumsi dua kali.
Sementara itu, sebagai obat, pilih tanaman herbal
yang memiliki efek imunomodulator (merangsang sistem imun tubuh). Misalnya,
meniran atau ceplukan. "Kedua tanaman itu diolah dengan jalan yang sama," ujar
Rahma. Ambil sekitar 5 gram meniran atau ceplukan kering, tambahkan dengan 4
gelas air (4 x 200 cc), lalu rebus dengan api kecil. Konsumsi sehari tiga
kali.
Tidur yang cukup juga merupakan salah satu upaya meningkatkan daya
tahan tubuh. Kalau memang susah tidur lantaran hidung mampet, tanaman pala bisa
membantu. Djarot menjelaskan, tanaman pala mengandung miristin yang memberi efek
menenangkan. Karena itu, hanya dengan mengusapkan biji pala pada kening, rasa
mengantuk langsung datang dan tidur pun jadi nyenyak.
Selain diusap, pala
bisa dibuat minuman hangat. Cukup seperlima biji pala, lalu siram dengan air
mendidih. Bisa ditambahkan gula bila suka. "Yang perlu diingat, baik untuk
dioles maupun diminum, jangan gunakan biji pala terlalu banyak. Kalau
kebanyakan, tidur bisa sangat nyenyak sampai susah dibangunkan," tegas
Djarot.
Selain meningkatkan sistem imun, yang tak kalah penting adalah
mencegah terjadinya infeksi ikutan. (jpnn)
Herbal, Obati Flu Plus Pacu Imun
Diposkan di:
Sains-Teknologi
Oleh Cepos
Dec 12, 2007 - 3:29:58 AM
Dec 12, 2007 - 3:29:58 AM
Patut Dikembangkan di Papua Barat
MUSIM
hujan begini, banyak sekali penyakit berkeliaran. Salah satu yang paling sering
datang dan rutin menyerang adalah flu (common cold). Tak hanya menyiksa karena
demam, pilek yang disertai hidung mampet tentu menjengkelkan.
© Copyright 2008 by PAPUAPost.com