// Create arrays of articles
syndicate.article_title = new Array;
syndicate.article_url = new Array;
syndicate.article_date = new Array;
syndicate.article_summary = new Array;
syndicate.article_content = new Array;
// This section of the script is published by the software
syndicate.index = 0;
syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'RUU Peradilan HAM Dikhawatirkan Buka Luka Lama';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/terorisme/RUU_Peradilan_HAM_211207.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Dec 21, 2007 - 1:59:17 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = '\n
[JAKARTA] Mantan Anggota Komisi Nasional Hak Asasai Manusia (Komnas HAM), Eni \nSuprapto, Selasa (18/12) di Jakarta pesismistis DPR mau mensahkan RUU Peradilan \nHAM yang diusulkan Komnas HAM. RUU dikhawatirkan akan membuka luka (kasus) lama \ndan kebenaran mengenai kejahatan HAM dimasa lalu. \n
\n\n\"DPR memiliki kewenangan politis untuk tidak menyetujui rancangan \nundang-undang ini. Jika DPR tidak menyetujuinya maka jelas terlihat ada sebuah \nketakutan untuk membuka kembali luka lama dan kasus-kasus pelanggaran HAM di \nmasa lalu,\" papar Eni.\n
\n';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Bendera Papua Barat dikibarkan di Luar Kedubes NKRI di Australia';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/aksi/Kejora_Canberra_041207.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Dec 5, 2007 - 2:16:19 PM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Masyarakat Papua Barat dan pendukung mereka di Australia mengibarkan\nBendera Nasional Papua Barat di luar Kedubes RI di Canberra 30 November\n2007. Bendera yang sama juga dikibarkan di Gedung Parlemen, Canberra.\nKetua Pencari Suaka Papua Barat, Herman Wainggai menyerahkan sepucuk\nsurat yang disampaikan kepada Perdana Menteri Baru, Kevin Rudd, tentang\nsituasi HAM di Papua Barat. [Baca Selanjutnya di Sini]
\n\n';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Enam Pengibar Bintang Kejora di Mimika Masih Ditahan';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Enam_Pengibar_Bintang_Kejora_Mimika_041207.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Dec 4, 2007 - 10:01:56 PM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Informasi yang dihimpun Radar Timika (grup Cenderawasih Pos) di Polres\nMimika, Senin, enam dari 36 warga yang ditangkap sebelumnya, masih\nmenjalani pemeriksaan lanjutan secara intensif oleh aparat penyidik\nPolres Mimika. Salah satu dari enam warga dimaksud adalah WK. WK lah\ndiketahui menyimpan dua buah magasin yang berisi 60 butir amunisi\nsenjata SS1 yang masih aktif. Sedangkan lima warga lainnya belum jelas\nindentitasnya.';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'DAP Dukung Investigasi Kematian Theys';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/teror_militer/DAP_Dukung_Investigasi_Kematian_Theys161107.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Nov 16, 2007 - 6:44:45 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Tak terasa 6 tahun sudah kematian Ketua Dewan Presidium Papua Theys\nHiyo Eluay. Kematian yang begitu kontroversial ini memang menyisakan\nbanyak pertanyaan di kalangan masyarakat Papua. Apa saja yang dilakukan\nmasyarakat dalam peringatan tersebut?
\n\n
\n\nWAKTU rasanya terus bergulir. Tak terasa 6 tahun sudah kematian tokoh\nPapua Theys H.Eluay. Kenangan akan Theys memang tidak akan pernah\nhilang dari hati dan pikiran masyarakat Papua. Masyarakat kini hanya\nbisa mengenang perjuangan yang dilakukan oleh pria berjanggut ini.
\n\nSebagai bentuk rasa penghormatan, Rabu (14/11) lalu, masyarakat\nmelakukan upacara baik di pendopo Theys di Helebhei Obhee, Sentani,\njuga dilakukan ziarah ke makam Theys, ke Bistir Pos Sentani yang\ndilakukan oleh Dewan Adat Papua (DAP).';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Dikhawatirkan Resahkan Masyarakat - Para Napi yang Kabur dari LP Merauke Belum Ditemukan';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Napol_Maroke231007.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Oct 23, 2007 - 5:59:18 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas\nIIB Merauke, Arfan Yusuf, S.Sos. Menurutnya, pihak LP akan meminta\nbantuan Polres Merauke dan TNI baik dari Korem 174 Anim Ti Waninggap\n(Yonif 755 Yalet) maupun TNI AL
\n\n
\n\n‘’Kami akan minta bantuan ke Polres dan TNI. TNI yang akan kami mintai\nbantuan adalah dari Korem dalam hal ini Yonif 755 Yalet dan Lanal\nMerauke,’’ kata Yusuf Arfan.';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Penembakan Mahasiswa UGM - Keluarga Tuntut Penyelesaian secara Adat Dayak';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/TNI_UGM_Dayak171007.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Oct 17, 2007 - 12:21:38 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Korban kasus penembakan oleh aparat Kepolisian Polres Sleman, Martholomeus Suryadi (22) mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta (kiri), bersama ayahnya, Marsius (48) mendatangi Mapolres Sleman untuk menuntut penyelesaian perkara ini secara adat Dayak Suruh Kalimantan Barat, Rabu (17/10).';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Kemarin, Jayapura dan Timika Diguncang Gempa';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Jayapura_dan_Timika_Gempa121007.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Oct 16, 2007 - 1:32:19 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'Gempa pertama berkekuatan 5,2 SR terjadi pukul 04.06 WIT dengan lokasi 36 ls-137.46 BT, tepatnya 65 km Timur Laut Timika-Papua, kedalaman 30 km. Namun tidak dilaporkan adanya kerusakan akibat gempa tersebut.
\n Kemudian gempa kedua di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya. Gempa berkekuatan 3,5 SR ini terjadi, Kamis (11/10), sekitar pukul 16.44 WIT, kemarin. Akibat dari Gempa tersebut membuat sejumlah warga Kota Jayapura maupun di Kabupaten Jayapura berhamburan lari keluar rumah';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Kasus Penikaman di Kamkey Mulai Disidangkan';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Kasus_Penikaman_di_Kamkey_191207.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Dec 19, 2007 - 9:27:26 PM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'JAYAPURA-Kasus penikaman yang menyebabkan Ahmad Sarwan (korban) meninggal \ndunia, mulai disidangkan di Pengadilan Negari (PN) Jayapura, Selasa (18/12), \ndengan menghadirkan terdakwa Anugerah alias Nunuk (22).
\n\n\nDalam dakwaan Jaksa \nPenuntut Umum (JPU) Ahyani Musaidah, SH terungkap bahwa kasus tersebut terjadi \nSabtu (6/10) pada pukul 16.30 WIT, di BTN Waimoni Blok A Kamkey, Distrik \nAbepura.
';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Tolak Pemekaran';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Pemekaran111207.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Dec 12, 2007 - 8:39:20 PM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = '\n\n[JAKARTA] Belasan orang yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa\nPegunungan Tengah Papua Se-Indonesia menolak pemekaran beberapa\nkabupaten baru dari Kabupaten induk Jayawijaya Papua yang sudah\ndisahkan DPR beberapa waktu lalu.
\n\n\nPenolakan itu mereka ekspresikan dengan berunjuk rasa di kantor Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Jakarta, Selasa (11/12).
';
syndicate.index++; syndicate.article_title[ syndicate.index ] = 'Lagi, Tahanan Polres Merauke yang Kabur, Ditangkap';
syndicate.article_url[ syndicate.index ] = 'http://www.melanesianews.org/suara/publish/neokol/Lagi_Tahanan_Polres_Merauke_171107.shtml';
syndicate.article_date[ syndicate.index ] = 'Nov 18, 2007 - 4:27:56 AM';
syndicate.article_summary[ syndicate.index ] = 'MERAUKE- Setelah menghirup udara bebas selama kurang lebih 6 hari,\nakhirnya Petrus Agawemu alias Peto, Narapidana Lembaga Pemasyarakatan\nKlas IIB Merauke yang dititipkan di Rutan Polres Merauke dan berhasil\nkabur bersama 9 tahanan Polres lainnya beberapa hari lalu, ditangkap.
\n\n
\n\nPenangkapan dilakukan aparat Kepolsian Polsek Persiapan Semangga, di\nDusun Putas Kampung Sidomulyo, Distrik Semangga Merauke, Kamis (15/11)\nmalam sekitar pukul 19.15 WIT. Kapolres Merauke AKBP Drs I Made\nDjuliadi, SH didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Theodorus Tawaru,\nsaat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelarian tersebut.';
syndicate.index++;
// Set defaults for arguments if user hasn't set them
if (syndicate.title_fontface == null) { syndicate.title_fontface = 'Geneva, Arial, sans-serif'; }
if (syndicate.title_fontsize == null) { syndicate.title_fontsize = '2'; }
if (syndicate.title_fontcolor == null) { syndicate.title_fontcolor = '#003399'; }
if (syndicate.title_fontbold == null) { syndicate.title_fontbold = true; }
if (syndicate.title_fontital == null) { syndicate.title_fontital = false; }
if (syndicate.date_fontface == null) { syndicate.date_fontface = 'Geneva, Arial, sans-serif'; }
if (syndicate.date_fontsize == null) { syndicate.date_fontsize = '1'; }
if (syndicate.date_fontcolor == null) { syndicate.date_fontcolor = '#6699cc'; }
if (syndicate.date_fontbold == null) { syndicate.date_fontbold = false; }
if (syndicate.date_fontital == null) { syndicate.date_fontital = false; }
if (syndicate.date_fontunder == null) { syndicate.date_fontunder = false; }
if (syndicate.summary_fontface == null) { syndicate.summary_fontface = 'Geneva, Arial, sans-serif'; }
if (syndicate.summary_fontsize == null) { syndicate.summary_fontsize = '2'; }
if (syndicate.summary_fontcolor == null) { syndicate.summary_fontcolor = '#6699cc'; }
if (syndicate.summary_fontbold == null) { syndicate.summary_fontbold = false; }
if (syndicate.summary_fontital == null) { syndicate.summary_fontital = false; }
if (syndicate.summary_fontunder == null) { syndicate.summary_fontunder = false; }
if (syndicate.title_maxlength == null) { syndicate.title_maxlength = 0; }
if (syndicate.summary_maxlength == null) { syndicate.summary_maxlength = 0; }
if (syndicate.bgcolor == null) { syndicate.bgcolor = '#ffffff'; }
if (!syndicate.max_articles) { syndicate.max_articles = syndicate.article_title.length; } // !syndicate.max_articles catches null and zero
if (syndicate.display_date == null) { syndicate.display_date = true; }
if (syndicate.display_summaries == null) { syndicate.display_summaries = true; }
// Don't allow user to display too many articles
if (syndicate.max_articles > syndicate.article_title.length) {
syndicate.max_articles = syndicate.article_title.length;
}
/*
//Function to crop text on word boundaries
function crop_text(text, max_length) {
// If the string is already small enough, return it unscathed
if (text.length <= max_length) { return( text ); }
// If the user has specified a length of 0, it means he wants the whole thing
if (max_length == 0) { return( text ); }
// Start looking for a space, leaving space for an elipsis on the end
var test_length = (max_length - 3);
if (test_length < 1) { return( '...' ); } // max_length too small
while (text.charAt(test_length) != ' ') {
test_length--;
// If we didn't find any spaces to break on, return the string broken at max_length
if (test_length == 0) { return( text.substring(0, max_length - 3) + '...' ); }
}
return text.substring(0, test_length) + '...';
}
*/
// List our articles, stopping if the user doesn't want any more
for ( syndicate.index = 0; syndicate.index < syndicate.max_articles ; syndicate.index++ ) {
/*syndicate.article_title[syndicate.index] = crop_text(syndicate.article_title[syndicate.index], syndicate.title_maxlength);
syndicate.article_summary[syndicate.index] = crop_text(syndicate.article_summary[syndicate.index], syndicate.summary_maxlength);*/
document.write('');
document.write('');
if (syndicate.title_fontbold) { document.write(''); }
if (syndicate.title_fontital) { document.write(''); }
document.write('');
document.write(syndicate.article_title[syndicate.index]);
document.write(' ');
if (syndicate.title_fontital) { document.write(''); }
if (syndicate.title_fontbold) { document.write(''); }
document.write('');
if (syndicate.display_date) {
if (syndicate.date_fontbold) { document.write(''); }
if (syndicate.date_fontital) { document.write(''); }
if (syndicate.date_fontunder) { document.write(''); }
document.write('');
document.write(syndicate.article_date[syndicate.index]);
document.write(' ');
if (syndicate.date_fontunder) { document.write(''); }
if (syndicate.date_fontital) { document.write(''); }
if (syndicate.date_fontbold) { document.write(''); }
}
if (syndicate.display_summaries) {
if (syndicate.summary_fontbold) { document.write(''); }
if (syndicate.summary_fontital) { document.write(''); }
if (syndicate.summary_fontunder) { document.write(''); }
document.write('');
document.write(syndicate.article_summary[syndicate.index]);
document.write(' ');
if (syndicate.summary_fontunder) { document.write(''); }
if (syndicate.summary_fontital) { document.write(''); }
if (syndicate.summary_fontbold) { document.write(''); }
}
document.write('
|
\n');
}
// If you want your Webfeeds to be branded, uncomment the following lines.
// To do this, remove the // at the beginning of the next five lines:
document.write('| ');
document.write('');
document.write('');
document.write(' Powered by PAPUAPost.com ');
document.write('
|
\n');